MinNeul's Home

Mineulicius Story ~ 2 years anniversary


Kita satu jiwa. Hanya sedang hinggap di jasad berbeda. Kita ini cermin satu sama lain, berkaca tiada henti.

-Lee Sungmin-

Dalam cinta sejati kita tidak pernah saling memiliki, hanya saling dititipi. Lalu kelak ditanya, adakah kebersamaan kita mensenyumkan bumi?

-Jung Haneul-

September 12, 2011 at 6.00 AM KST

“Onyeee sayang, ireona,” sebuah tangan kini sedang mengelus lembut rambut Haneul membuatnya semakin tak ingin membuka mata. Hanuel tidak bergeming sedikitpun, masih dengan mata tertutup, tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu yang menempel di bibirnya. Haneul terkejut lalu membuka matanya, dan kini ia bisa melihat hidungnya yang bersentuhan dengan hidung labunya itu, ia bisa mencium aroma nafas yang keluar dari hidung di hadapannya ini. Sungmin melepaskan bibirnya dari bibir Haneul dan berkata dengan riangnya, “Morning kissue. Happy 2 years anniversary istriku sayang”

Haneul tak bisa menyembunyikan raut wajahnya yang mulai berubah kemerahan >///< dan berkata dengan malu-malu, “Sejak kapan ada tradisi morning kissue?

“Sejak hari ini,” jawab Sungmin mantap.

“Eh? Itu bukan gayamu -_- Pandaaa~”

“Kata siapa itu bukan gayaku? Buktinya aku bisa melakukannya khan.”

“Tunggu sebentar, tadi kau bilang 2 years anniversary? Panda sayang, kita baru menikah satu tahun, apa kau lupa?”

“Tentu saja aku masih ingat. Tapi, kalau dihitung dari awal kita ketemu, seharusnya sudah 2 tahun bukan?”

Haneul berpikir dan sedetik kemudian ia pun menyunggingkan senyumnya, “Oh iya, happy 2 years anniversary Labumin PANDAAA~~”

Nee~sama-sama Onyeee pesek,”jawab Sungmin.

Haneul mengerucutkan bibirnya, “Aku tahu hidungku tidak semancung hidupmu, tapi aku juga tidak suka kalau dibilang pesek (” `з´ )_,/”(>_<‘!)”

Aigooo, aigooo uri Haneul,”Sungmin menyentuh hidung Haneul dengan hidungnya.

Stop Panda, geli tauuuu,”Haneul pun terkekeh.

“Aku juga tidak suka dipanggil Panda, tapi kau selalu memanggilku Panda, berarti kita impas bukan?”

Haneul berniat untuk beranjak dari tempat tidurnya namun sedetik kemudian ia menyadari bahwa selain selimut, tidak ada sehelai kain pun yang menutupi tubuhnya. Haneul melirik ke arah lelaki di sampingnya, “Yya! Pandaaa~apa yang kau lakukan?”

“O,itu. Masa kau tidak ingat, semalam, kita,”belum sempat Sungmin menyelesaikan kata-katanya, mulutnya sudah ditutup oleh kedua tangan Haneul.

“Ssst, pelankan suaramu. Kau tidak ingat, Mi La, Shin Rin, Hyori, Min Rin dan juga Neul Young sedang menginap disini?”

“Mereka sudah cukup dewasa untuk mengetahui apa yang ayah dan bundanya lakukan tadi malam,”jelas Sungmin.

Andwae, andwae,” Haneul menggeleng-gelengkan kepalanya.

Waeyo?”tanya Sungmin. “Apa perlu kuingatkan lagi, diantara member SJ akulah yang memiliki testosterone level tertinggi. Naneun, jinja namja. Bukankah itu bagus Onyee?” Sungmin mengedipkan sebelah matanya. Haneul tiba-tiba merinding melihat tingkah Sungmin yang tidak seperti biasanya. “Kau juga tidak lupa khan apa itu testosterone?” tanya Sungmin sembari mendekatkan wajahnya ke arah Haneul. “Testosteron adalah hormon steroid dari kelompok androgen. Penghasil utama testosteron adalah testis pada jantan dan indung telur (ovari) pada betina, walaupun sejumlah kecil hormon ini juga dihasilkan oleh kelenjar adrenal. Hormon ini merupakan hormon seks jantan utama dan merupakan steroid anabolik. Baik pada jantan maupun betina, testoren memegang peranan penting bagi kesehatan. Fungsinya antara lain adalah meningkatkan libido, energi, fungsi imun, dan perlindungan terhadap osteoporosis,” jelas Sungmin. Wajahnya kini semakin mendekat lagi ke arah Haneul hingga kini jarak antara mereka hanya berkisar 1 cm. Haneul memundurkan wajahnya dan menutup wajah Sungmin dengan bantal jeruk miliknya. “Hyaaaa, Onyeee~jangan merusak suasana yang sedang romantis,” kaget Sungmin.

“Pandaaa genit >///<”protes Haneul.

“Aku khan berlaku seperti ini pada istriku sendiri, mana bisa dikatakan itu genit,” jawab Sungmin tak mau kalah.

Haneul pun turun dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah kamar mandi. Dinyalakannya shower, dan air pun mulai mengaliri tubuhnya.  Haneul berpikir, “Ada apa dengan Sungmin? Apa ia sudah ingin sekali menggendong baby? Tapi khan, aku masih kuliah dan sesuai kesepakatan kita di awal pernikahan, aku ingin menyelesaikan kuliahku dulu. Oh, tidak-tidak! Jangan bilang kalau Sungmin sudah tertular otak yadongnya Hyukjae?” Haneul menggeleng-gelengkan kepalanya.

Sementara itu, Sungmin masih tidur-tiduran dengan senyuman yang sedari tadi menghiasi wajah lugunya itu. Ia teringat obrolannya dengan Hyukjae dan Kyuhyun beberapa hari yang lalu.

Hyung, sudah berapa lama kau dan Haneul menikah?” tanya Hyukjae di sela-sela latihan mereka.

“Sudah hampir satu tahun.”

“Wow, tidak terasa juga yaa. Apakah sudah ada tanda-tanda?”

“Tanda-tanda apa?”

“Tanda-tanda kalau Haneul hamil.”

“Sepertinya belum,” jawab Sungmin dengan ringannya.

Mwo? Kau payah Hyung,” Kyuhyun ikut berkomentar.

“Yya! Cho Kyuhyun, apa maksudmu berkata seperti itu?”

Hyung, mau tidak kuberikan saran agar kalian bisa segera menggendong dede bayi,” Hyukjae mengerjap-ngerjapkan matanya yang membuat Sungmin sedikit menggeser duduknya menjauhi Hyukjae. Sungmin menggeleng, “Tidak, terimakasih Hyukkie, tapi aku punya cara sendiri.”

“Apa cara itu sudah berhasil, huh?”

“Belum, sedang dalam proses.”

“Kelamaan. Kalau Hyung pakai caraku ini, aku jamin tidak lama lagi akan ada yang memanggil Hyung, Appa.”

“Aku sudah dipanggil Ayah oleh kesepuluh putriku.”

Hyung >.< aku serius, mau tidak kuberitahu? Tidak sembarang orang loh aku beritahukan caraku ini.”

“Apa kau sudah pernah mempraktekannya?” tanya Sungmin was was.

“Mana mungkin. Aku dan Ji Yoo khan belum menikah.”

“Lalu, kenapa kau bisa yakin kalau caramu itu akan berhasil?”

Hyung, kenapa kau tiba-tiba jadi bawel begini -_- apa virus cerewetnya Haneul sudah menular pada Hyungku ini?”

Sungmin menjitak kepala Hyukjae, “Jangan berkata seperti itu pada iparmu sendiri.”

Ara, ara,”jawab Hyukjae di ikuti dengan gerakan bibirnya yang sedang berbisik di telinga Sungmin. Cukup lama Sungmin menyimak perkataan Hyukjae sambil  sesekali menganggukan kepalanya. Sungmin berusaha mencerna kata-kata yang baru saja di dengarnya, “O, jadi seperti itu. Keureuyo, aku akan mencobanya. Gomawo Hyukkie.”

“Selamat mencoba Hyung, berikan aku keponakan laki-laki ya.”

“Perempuan saja Hyung,” Kyuhyun ikut lagi menyuarakan pendapatnya.

“Lebih asik lagi kalau kembar,”rupanya Donghae tak mau kalah menyumbang pendapat.

oooO~~MiNeuLicius~~Oooo

Beberapa hari yang lalu,

“Bundaaaaaa,” sapa Mi la, Neul Young dan Min Rin di depan intercom apartemen Sungmin dan Haneul.

Haneul pun membalas sapaan ketiga putrinya itu dan membukakan pintu lalu mengajak mereka masuk. Haneul memeluk satu persatu putrinya dan menanyakan kabar mereka.

“Bundaaaa, kami datang kesini ingin mewawancarai bunda,”jelas Mi la.

Mworago?” tanya Haneul tak mengerti.

“Dalam rangka 2 years anniversary,” kata Min Rin.

“Jja Jang~ sudah ada handycam yang siap merekamnya,” ujar Neul Young sambil memperlihatkan sebuah handycam pada Haneul.

“Bunda hanya perlu menjawab pertanyaan dari kami, okeh, setuju khan.”

Haneul mencubit gemas pipi ketiga putrinya itu dan ia pun mengiyakan permintaan mereka.

READY? ACTION!

“PANDAAA~~” suara childish Haneul mulai memenuhi ruangan itu. “Aku melakukan hal ini atas permintaan putri-putri kita loh, jadi jangan ge er yaa..”

-Mi la, Neul Young & Min Rin tertawa melihat tingkah bundanya itu-

“Huh, bunda lagi ga mood cerita tentang ayah kalian, bagaimana kalau kita cerita tentang Ji Young Oppa atau Seulong Oppa?”

“Bundaaaaa!!!” protes Mi la, Neul Young dan Min Rin.

Ne, ara.. ara.. bunda hanya bercanda,”ucap Haneul.

Haneul menatap lurus ke arah handycam dan mulai berbicara, “For you, my hubby. Jadilah cermin untukku, sehingga aku dapat melihat kekuranganku kemudian memperbaikinya. Aku ingin kita mempunyai lebih banyak waktu untuk olahraga bersama, nonton bersama, saling menutupi kekurangan dan mempunyai serta menghargai kesibukannya sendiri-sendiri. Aku senang karena kau adalah suamiku. Seseorang yang dapat berjalan berdampingan denganku, juga siap berjalan di depanku, memimpin, menuntun, serta mengarahkan dan menyelamatkan. Juga di lain waktu, tak malu berjalan di belakangku, memberikan support dan semangat. Semuanya penuh cinta, persahabatan, kepercayaan, pengertian, dan stok maaf yang tak putus.

Lee Sungmin~ someone who believes in me, even when I have ceased to believe in my self. Someone who hold my hands when the road in our marriage gets rough. Someone who always makes me smile. Because with smile (^_^) we can through any crisis. If there’s anything I want from you that must be your bright looking in the eyes when I’m ‘alive’, ahhh… Nooo.. that must be your tight hug when that PMS thing come.. but it also might your tender smile after my crazy temper gone far… or your sadness when we argued once.. hmmmm, the truth is.. the only thing that I want from you, is you…”Haneul mengakhiri kata-katanya dengan senyuman penuh arti.

“Sudah selesai bunda?” tanya Mi la memastikan.

“Bunda rasa itu sudah cukup.”

“Tumben bunda tidak berbicara panjang lebar,” ungkap Neul Young.

“Ahhh, bunda jadi kepikiran untuk menyampaikan ini. “Labumin PANDAAA~~jangan selalu mondar-mandir di pikiranku yaaa, karena bukan dirimu saja yang harus aku pikirkan. Jangan selalu membuatku ingin menggigitmu ketika kau bertingkah aegyo, jangan membuat aku uring-uringan sendiri menahan rasa rindu karena tidak bisa bertemu denganmu, tetaplah jadi Labumin Pandanya Haneul. Tidak perlu mengucap saranghae bukan? karena kamu tahu pasti bagaimana rasaku padamu.”

oooO~~MiNeuLicius~~Oooo

At Dorm SJ di waktu yang bersamaan,

“Ayah PANDAAA~~” sapa Hyori dan Shin Rin.

“Hyori-ya, Shin Rin-ah, ayo masuk,” ajak Sungmin pada kedua putrinya itu.

“Mana Oppadeul yang lain?” tanya Shin Rin

“Mereka sedang ada schedule masing-masing. Oh ya, ada apa kalian kesini? Ada perlu dengan ayah atau memang ingin bertemu dengan yang lain?”

“Tentu saja ingin bertemu dengan ayah,” jawab Hyori dan Shin Rin kompak.

Jinja? Whoooaa (^_^)”

Sungmin melihat sebuah handycam yang baru saja dikeluarkan Shin Rin dari tasnya. Baru saja Sungmin ingin bertanya, Shin Rin sudah terlebih dahulu mengeluarkan suaranya, “Jadi, tujuanku dan Hyori datang kesini untuk mewawancarai Ayah dalam rangka 2 years anniversary ayah & bunda.”

“Maksudnya?”tanya Sungmin masih belum paham dengan maksud kedua putrinya itu.

“Kami ingin, ayah menceritakan kisah perjalanan ayah & bunda. Karena selama ini kami hanya mendengarnya dari cerita bunda saja, sekarang giliran cerita versi ayah, gimana? Setuju khan!”

“Ayolah yah, mau yaaa..” bujuk Hyori. Sungmin tersenyum,”Sebenarnya ayah tidak terlalu suka bercerita.”

“Ini demi bunda loh yah, bunda pasti senang sekali kalau ayah mau bercerita. Anggap saja ini sebagai hadiah 2 years anniversary ayah & bunda.”

Sungmin terlihat berpikir dan sejenak kemudian ia pun menganggukan kepalanya, “Baiklah, ayah akan mencoba untuk bercerita.”

“Nah, gitu dong. Ayah memang the best!”puji Hyori.

Shin Rin pun mulai menekan tombol record pada Handycamnya. “Ready?”tanya Shin Rin  memberi aba-aba. “Hana deul set, action!”

Sungmin terlihat agak sedikit bingung namun setelahnya ia tersenyum, “Annyeong Onyeee,” sapa Sungmin sambil melambaikan tangannya ke arah handycam. “Ah, ani. Harusnya aku menyapamu dengan nama aslimu bukan? Annyeong haseyo Jung Haneul (^_^) This is your hubby, Lee Sungmin. Putri kita memintaku untuk bercerita tentang kisah kita. Tolong jangan tertawakan aku yaaa.” –Hyori & Shin Rin terkekeh geli-

“Jung Haneul, mendengar namanya saja sudah sanggup membuat senyum di wajahku mengembang. Bagaimana tidak? Nama itu yang seringkali aku ingat dalam kurun waktu 2 tahun ini. Sungmin menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Ia berusaha menyembunyikan raut mukanya yang sudah berubah kemerahan. Cukup lama ia melakukan hal itu, namun bukan Sungmin namanya kalau ia tak pintar mengelola emosinya sendiri. Sungmin kembali pada ekspresi semula dan mulai meneruskan perkataannya, “Jung Haneul istriku, yang ku beri julukan edelweiss princess, yang untuk mendapatkannya butuh perjuangan, karena aku tahu, untuk menjemput seorang bidadari, maka diperlukan cara yang ‘tak biasa’. (Yang mau baca story tentang kisah perjuangan Sungmin mendapatkan Haneul, bisa dibaca Mineulicius story : Everlasting Flower For My Everlasting Love.)

Bidadari itu butuh seorang kstaria, dan akulah orangnya,”ucap Sungmin dengan percaya diri penuh. “Dan seorang ksatria itu, butuh keberadaan bidadarinya untuk membuat hidupnya menjadi sempurna. Banyak perubahan yang terjadi setelah aku menikah, dan memang benar menikah itu membuat seseorang menjadi lebih dewasa dalam segala hal. Karena pernikahan adalah sebuah pembelajaran. Cinta bukanlah mencari pasangan yang sempurna, tapi menerima pasangan kita dengan sempurna. Itu yang aku dan Haneul lakukan saat ini. Berusaha menerima kelebihan dan mengelola kelemahan masing-masing. Kami ada untuk saling melengkapi, kami ada untuk saling mewarnai. Aku percaya sebuah kalimat, ‘Dibalik seorang lelaki hebat, ada peranan perempuan di dalamnya’, dan aku yakin, aku bisa menjadi hebat nantinya, itu karena ada Haneul bersamaku. Bagi orang lain, Haneulku mungkin terlihat biasa, karena keindahan dari seorang Haneul hanya ia tunjukkan padaku, pada suaminya ini. Dan betapa bahagia dan bersyukurnya aku ketika aku bisa menjadi pasangannya. Aku memang tidak salah memilihnya, maksudnya bukan aku yang memilihnya, tapi Tuhan yang telah memilihkannya untukku. Wah, aku tak menyangka kalau aku bisa bercerita seperti ini, karena aku bukanlah Donghae yang bisa bersikap romantis. Aku juga bukan Hyukjae yang Casanova. Aku adalah Lee Sungmin dengan apa adanya aku.”

“Ayah, apa sih daya tariknya bunda sampe ayah mau menikah dengan bunda?” tanya Hyori.

“Haneul, pertama kali yang aku lihat dari sosoknya adalah sikapnya yang ramah dan bersahabat. Daya tariknya adalah warna orangenya itu. Siapa sih orang yang tidak meliriknya ketika ia sedang menggunakan atribut berwarna orangenya itu. Dan itupun yang menarik perhatian ayah untuk pertama kalinya. Haneul jadi terlihat bersinar dan cerah dengan warna orange di seluruh tubuhnya, dari ujung kepala hingga ujung kaki seperti jeruk berjalan, hahahaha.. Ayah gemas dibuatnya >///< Lalu, semakin mengenalnya, maka aku semakin yakin bahwa Haneul bisa menjadi sosok ibu yang baik untuk anak-anakku kelak. Aku tidak ingin mendapatkan cantiknya saja, tapi ada yang jauh lebih penting dari itu. Kecantikan hati dan kemampuannya bertahan dengan segala macam problematika kehidupan. Tidak dipungkiri bahwa Haneul itu a liitle bit childish, dan ketika sifat manjanya itu datang, lagi-lagi aku dibuat gemas dan geregetan. Apa kalian percaya kalau sampai saat ini bunda kalian masih sering melompat-lompat kegirangan ketika ia merasa senang, persis seperti bocah bukan? Tak jarang Haneul juga menangis seperti anak kecil -__- Tapi Haneul pun bisa bersikap dewasa ketika keadaan memang menuntutnya untuk menjadi dewasa dan bijaksana.”

“Ayah, jangan salah.. Sometimes, ayah juga masih sering terlihat seperti balita -,- apalagi kalau ayah sudah beraegyo, ayah & bunda memang sama-sama masih bocah, huehehehe..”ledek Shin Rin.

“Hahahaha, berarti kami berdua awet muda bukan? Tapi Haneul tak pintar beraegyo seperti ayah, maka dari itu bunda kalian tidak suka jika ayah melakukan aegyo, itu karena dia tidak bisa melakukannya, hahahaha,”Sungmin pun tertawa lagi bersama dengan kedua putrinya.

“Ayah, bagaimana keseharian ayah dengan bunda setelah menikah?”tanya Hyori.

“Hmm, ayah jarang punya waktu untuk bertemu dengan bunda, kalian tahu sendiri bagaimana schedule ayah. Tapi baiknya bunda kalian itu, ia tak pernah sekalipun protes, walau ayah tahu dihatinya pasti bunda juga merasakan ketidaknyamanan itu, tapi di hadapan ayah, bunda berusaha untuk tersenyum. Aku juga tahu, Haneul masih ingin menikmati masa kuliahnya dan juga masa-masanya menjadi mahasiswi dengan berbagai kegiatan kuliah dan kampus, maka dari itu, aku tak pernah melarangnya untuk ikut kegiatan ini dan itu. Apalagi, kegiatannya Haneul tidak pernah jauh dengan dunia perempuan dan anak, dunia yang sama dengan yang digeluti oleh ibuku. Jadi, Haneul dan Eomonim memang memiliki kesamaan.”

“Ayah, apa harapan ayah pada bunda? Pada pernikahan kalian?” tanya Shin Rin.

Sungmin memutar bola matanya, menghirup udara lalu menghembuskannya perlahan, dengan lembut ia pun berkata, “Dear Haneul, aku harap kita bisa seperti lambing yin-yang, yang pertemuan keduanya membentuk lingkaran harmoni. Bisa seperti batu dan semen yang bercampur memperkokoh suatu bangunan. Bisa seperti elektron dan proton yang keberadaannya mendinamisasi atom-atom di dunia ini. Bisa seperti roti dari roti isi, yang jika rotinya ga dua, maka bukan roti isi namanya😉 Bisa seperti natrium dan klorida, yang jika berdiri sendiri menjadi racun, tapi jika bersatu jadi NaCl, alias garam dapur yang bisa menyedapkan setiap masakan, hehe..”

“Huwaaaaaaw, ayah so sweet >////<” ungkap Hyori. “Ayah, ayo nyanyikan sebuah lagu untuk bunda.”

“Apa perlu pakai gitar?”tanya Sungmin

“Itu lebih baik,”jawab Shin Rin

Chakamannyo,”Sungmin berjalan ke arah kamarnya dan kembali dengan sebuah gitar di tangannya.

“Lagu ini adalah lagu yang sering kami dengarkan bersama,” Sungmin pun mulai memetik gitarnya.

 

I praise God for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
And theres a couple words I want to say

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank
God for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask
God to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
Now I find myself so strong
Everything changed when you came along
And theres a couple word I want to say

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank
God for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart now that you`re here
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank
God for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart

Author note : Ada yang bisa nebak, judul lagu diatas?😉 Berharap banget Sungmin bisa nyanyi lagu itu beneran, KYAAAA~~

oooO~~MiNeuLicius~~Oooo

 

Mineul Romantic Moment

 

#Romantis adalah ketika Sungmin berada di depan ribuan wanita (Fansigning Mr.Simple versi B) lalu ia mengirimkan pesan singkat pada Haneul  “Di hadapanku ribuan gemintang, tapi tak tampak. Sebab kaulah matahariku.”

#Romantis adalah ketika Haneul malamnya kedatangan Sailormoon, pagi harinya Sungmin membangunkan Haneul, dengan menu sarapan yang sudah lengkap tersedia di meja makan.

#Romantis adalah ketika Sungmin memeluk Haneul di dinginnya malam & berbisik lembut, “Apakah kau izinkan aku malam ini menunaikan kewajibanku sebagai suami?

#Romantis adalah menyadari bahwa menikahi orang yang dicinta hanya kemungkinan, sedang mencintai orang yang dinikah adalah KEWAJIBAN😉

#Romantis  adalah tidur saling memunggungi, jasad tak bersentuh, tapi jiwa berpeluk-peluk. Lisan omel-omelan, tapi hati berciuman.

#Romantis adalah Lelaki yang meski tak tampan, tapi senantiasa bisa membuat isterinya merasa sebagai wanita tercantik di dunia.

#Romantis adalah berebut air dari satu shower. Bercanda, saling menyiram, saling memuji. #Romantis adalah Suapan sepiring berdua, minum segelas bersama terbekas bibirnya.

#Romantis adalah ketika Haneul melepas Sungmin bekerja dengan senyum, kecup dahi, dan berkata: Istrimu ini lebih rela lapar daripada melihat suaminya sakit, take care dear😉

#Romantis adalah ketika Sungmin dan Haneul gagal berangkat libur akhir pekan, bikin tenda dalam kamar. Yang penting bukan ke mana, asalkan bersamamu Bidadariku😉

=========================

KYAAAAAA~~Yang mual baca Mineulicius story kali ini silahkan-silahkan, author sediakan kantong plastik .. entah kenapa sedang ingin bergombal ria, huweeeeeee…./ditimpuk duit.

Oiya, aku rada bimbang mau nerusin Mineulicius story atau enggak.. sekedar share aja yaa.. aku sekarang udah di tingkat akhir dan lagi sibuk-sibuknya dengan segala macam aktivitas kuliah, aku takut ga bisa sering-sering update. Nah, tapi aku berencana mau buat FF baru, masih dengan cast yang sama siy, Sungmin & Haneul. Bocoran buat next FF, ada hubungannya dengan baby (^_^) kalo banyak yang komen & dukung, bakalan aku buat itu FFnya, so.. ditunggu responnya yaa.. Gamsahamnida..

As usually, RCL please… :D 

21 responses

  1. rosiyani

    kyaaaaaaa kyaaaaaaaaaaa ini apa ini begitu banyak kata2 romantis dan kata2 orang dewasa yg dipakai. huaaaaa.
    apalagi itu aduhhhh aku bacanya aja malu yg awal2 umin ma haneul melakukan itu hhihihi *tutupmuka* dan aku bacanya dicepet2in jdnya pas bagian itu…

    huaaaaa umin panda banyak bicara ya sekarang hahaha… nih pasangan bener2 pasangan yg suka saling memuji. berasa mereka tuh emang beruntung punya satusama lain emang iya sihhhhh. hihi…

    hmmm itu definisi romantis versi umin ma haneul begitu membuat yg baca mual ya #plak hahahaha… dapet kata2 dari mana si bun ?ckckckc.. tapi mantap ya emang kalo orang lg merasa jatuh cinta atau sejenisnya pasti keluar tuh kata2 manis hihi….

    huaaaa udah tahun terakhir ya bunda ternyata, tapi buat lanjutin FF mah bs kali bun dikit2 kalo ada waktu huehehehe… pokonya ditunggu FF yg mana aja mau yg baru maupun yg belum “tamat” ma aku mahhhhh… secara oci demen bgt ma cerita khayalan hehe….

    jjanggggg, daebakkkk,,,, amazingggg, kerennnnn !!!!s
    sekali lagi mau ngucapin happysecond anniversary bundaaa and pandaaaaa. langgeng terus dan moga cepet dapet baby tuhhhh…🙂

    September 13, 2011 at 2:57 PM

    • ‎‎‎‎‎ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘ efek labumin panda udah kepengen punya dede bayi jadinya begitu cii.. loh, koq dirimu yang tutup muka?… kkk XDD itu alami akan dilakukan oleh suami istri bukan?… #dibahas/ganti topik
      Labumin ketularan virus cerewetnya Haneul, bener kata unyuk,, hwhwhwhw
      Mineul emang ga bisa kaya kopel lain yang chemistrynya dibangun dari saling ledek atau saling berantem,, makanya bisanya cuma saling memuji gitu deh, aheeey..😉

      *nyodorin kantong plastik ke oci* korban pertama akibat Mineul yang sok-sok romantis.. ‎‎‎‎‎ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘ dapet kata-katanya dari mana-mana cii, trus dikumpulin jadi satu…😀

      Kalo ada waktu yang memungkinkan dan disertai dengan inspirasi & ide yang lancar kaya jalan tol, insya ALLAH bakalan aku lanjut baik cerita tentang Mineul ataupun FFku yang lain yang belum tamat.

      Makasiih yaaa udah baca & komen…😉

      September 14, 2011 at 7:31 AM

  2. amniminry

    aaa~ bunda, ngeksis lagi nih. wkwkwkwwk…
    ejie, yang lagi 2nd anniv. ehem, ehem.. cie, cie.. prikitiew, sisasiut.. *nyuruh henry siul*
    aish, kata-kata bunda itu gak nahan deh. so sweeetttttt…. *meluk minho*

    ihh,, bunda sama ayah abis apa itu? *pura-pura gak tau*
    hahaha.. aduh ayah, jangan dipulikasi sama anak-anak dong kalo malemnya abis……………………….
    wkwkwkwk~
    asikk, makan makan kita ya bun? *kedap kedip*
    bunda mau udahain ff ini? aku sebagai pembaca si pengennya lanjut. tapi kalo bunda gak lanjut, aku hanya bisa terima sebagai readers yang penurut *angguk angguk kepala sama kyuhyun*
    baby?!!! jinjja??!!! asikkkkkk *semangat 45*
    aku tunggu bun🙂

    pokoknya semanga buat bunda untuk kuliahnya. semoga berhasil, foghting!! ^^// *gaya ala cheers bareng minho, kyu, henry* #plaaaakkkk

    September 13, 2011 at 4:08 PM

    • Dari siulnya Henry trus meluk Minho, eh kyu dibawa-bawa juga,, ‎‎‎‎‎ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘ *cubit anis*😉

      Anis udah dapet pelajaran biologi khan di sekolah? pasti taulah maksudnya apa itu,, kkk XDD

      yoooiii, enaknya makan dimana yaa?… ada ide?…

      Belum tau niy mau udahan atau enggak?… /brb cek schedule. Kalopun dilanjut, mungkin ga bisa sering-sering update… yang sabar aja yaa nunggunya…

      makasiih yaa sayaaang… /dance Mr.Simple bareng Labumin Pandaaaa ~(˘▾˘~) ~(˘▾˘)~ (~˘▾˘)~

      September 14, 2011 at 7:36 AM

      • amniminry

        hahaha… semua laki aku harus dibawa dong bun #eh xD
        mau makan makan di restonya Dongie samcheon, atau ke cafe Yeye samcheon. ke resto Beom oppa juga boleh #eh *kok Kim Beom dibawa bawa*
        hehehe…

        sipppp bunda😀

        September 16, 2011 at 8:41 PM

      • Bunda mesti bilang gimana ini ke ayah,,, kalo ayah tahu putrinya ini punya banyak laki (?) bisa-bisa mereka langsung dikerangkeng kaya Mingie,, hwhwhwhw ~ XDD
        semuanya juga boleh nak, kita wisata kuliner,, maaaauuuuuu?….😉

        September 18, 2011 at 8:57 AM

  3. Baca paragraf awal pas masih di kantor dan akhirnya aq senyum-senyum sendiri hahahaha, makanya aq putusin bwt lanjut baca di rumah aja dari pada dikira sakit jiwa hahahahaha

    Okay… Romantis banget sie kalian berdua jadi gemes deh…

    Aq selalu nunggu FF tentang Umin dan Haneul kok, walaupun bukan Mineul story hehehehe

    September 13, 2011 at 5:05 PM

    • нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘ kenapa senyum-senyum sendiri teh?…
      namanya juga lagi 2nd anniv, jadi sok-sok romantis gitu,, kkk XDD

      siiiph2~~ makasiih teteh sayang… :3

      September 14, 2011 at 7:39 AM

  4. Eternal Snow

    Haneeuuuuullll-aaaaahhhhhhhhhhh~ xD
    FFnya sangat SO SWEET~~~~~ xD

    aaaaaahhh… senyum gaje diawal2~
    pas pertengahan masih senyum gaje + kagum sama kata2nya…
    menuju ending… gya gyaaaa… envy sama haneul n umin~~~ xD

    uwaaahhh, die mw hiatus yaaaa~ gpp die fokus ke kuliah dlu aja…
    eonn sabar menanti kok… ahehehehehe…
    smangattt haneul-ah~ hwaiting!!

    September 13, 2011 at 9:45 PM

    • Eonnie-ya…😉
      ini efek dari 2 years anniversary jadi bawaannya pengen nulis-nulis yang sweet gitu,, kkkk

      Iya eonnie, kemungkinan siy begitu… liat jadwal dulu… kalo aku masih bisa handle, pengen tetep nulis FF,, let’s see aja yaaa…
      Makasiih eonnieku sayaaaang… Chuuuu~ :3

      September 14, 2011 at 7:51 AM

      • Eternal Snow

        hohohoho bgtu yaaaa… semoga semuanya lancar yaaa diee sayaanggg~ *hugs*
        eonn setia mnunggu kok… kekekeke…
        oia die, pnasaran… itu lirik lagu apa ya? *ktauan g bs nebak* xD

        September 14, 2011 at 4:19 PM

      • Aamiin… *peluuuukpeluuuuukEonniejuga*
        percaya aku kalo Eonnie setiaaaaa… eternal snownya Mbumpa gitu loh *wink*😉
        itu lagunya Maher Zain eon “Fot the rest of my life”

        September 15, 2011 at 11:15 AM

  5. Salsa a.k.a JisungELF

    uwwaaaaaa so sweett😉 tapi yg bagian ats ituuuuu… Lgsg aku lewatin,, malu euy #plakk wkwkwkwkwk

    Btw happy 2nd anniversary buat onnie ma bang umin~ smoga langgeng, n smoga bisa dapet dede baby scpatnya yooo🙂 HWAITING!!!!

    September 14, 2011 at 10:03 AM

  6. Salsa a.k.a JisungELF

    uwwaaaaaa so sweett🙂 tapi yg bagian ats ituuuuu… Lgsg aku lewatin,, malu euy #plakk wkwkwkwkwk

    Btw happy 2nd anniversary buat onnie ma bang umin~ smoga langgeng, n smoga bisa dapet dede baby scpatnya yooo😉 HWAITING!!!!

    September 14, 2011 at 10:05 AM

    • нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘ peace ahh (‾⌣‾)♉
      Gomawo Jisung~ ahh.. :3

      September 15, 2011 at 9:57 AM

  7. Kakak, tau ga sih? Aku baca ini sampe berkali-kali ganti posisi gara-gara kebanyakan senyum-senyum gaje. Lama-lama lebar deh ni bibir, hayo kakak yg harus tanggung jawab! Hmm yaah diakhir kata dari komentar ini saya ucapkan waalaikumsalam(?). Maaf apabila ada salah salah kata, salah tulis. Karena kan tidak ada manusia yg tak luput dari kesalahan dan dosa-dosa *ketularan cerewet*
    Sekar Kinanti like this post *karena ga punya blog jadi cuma bisa nulis begini deh* 😀

    September 15, 2011 at 10:07 PM

  8. bunda maaf telat bgt😦
    baru sempet ol d pc
    klo comment dr hp udh panjang” nnti malah ke hapus -______-

    huah apa itu!!!!!!!!!!!!!!!!!
    awal”nya😄
    hayoloh bunda sma ayah #mataditutupisamamingie

    aih bunda sma ayah itu romantisnya bikin ngiri
    kapan bisa romantis”an gt sma mingie #liriktajemkemingie
    *mingie kabur*

    hohoho ak sma anis sering ke dorm ayah ya (y)
    wakakakkaak ngeksis d ff bunda itu bikin senyam senyum
    happy second anniversary bunda sma ayah
    yah walopun kmrn makan” ga jdi gra” bundaku terkena serangan sailormoon
    tetep aku tagih itu ff lanjutannya yg ada dede kecilnya buat jd anak ke 11
    kan asik tuh kita jd kesebelasan sepak bola hahahah😄

    bunda sekali lagi maaf yah telat commentnya🙂
    d tunggu
    harus” kelanjutannya
    psti kangen sma tulisan” bundaku ini :*

    September 17, 2011 at 8:03 PM

    • gpp putriku sayaaang, cuuup… cuuupp…

      ‎‎‎‎‎ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘ itu bunda sama ayah lagi mempraktekan pelajaran biologi yang didapet di sekolah dulu…😉
      eiiiiyy, emangnya Mingie ga romantis yaaah?… Gimana mau romantis, ngedatenya aja di pinggir jalan mulu siy -,- hwhwhwhw ‎‎‎‎‎ XDD

      iyaaah~~ khan sekalian ngecengin samcheon kalian yang lain, apalagi itu anis lagi ngincer Kyu khan sekarang😉
      itu sailormoon dtg di saat yang ga tepat, dia ga bisa liat sikon… /gigit bantal (?)
      nyahahahahaMIN… anak bunda yang kesebelas (?) COMING SOON~~ ditunggu aja yaaah…😀

      makasiih yaaa sayaaang… :3 bunda juga pasti bakalan kangen bacaiin komen dari para reader…

      September 18, 2011 at 9:04 AM

  9. kyaaakkkkk….
    so sweettt abiisss >,<

    October 10, 2011 at 11:06 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s