MinNeul's Home

{MiNeul Castle} Pink Cake for My Pink Prince


Hallooooo… pasti pada bertanya-tanya, kenapa judulnya Mineul Castle bukan Mineulicius Story. Itu karena cerita Mineul kali ini ngikutin pattern cerita yang udah dibuat sama author Angel Bride Castle. Aa itu ABC? Supaya ga bingung, sebaiknya baca ini dulu, Happy Reading All.. ^-^

===================================

Author POV

Suasana pagi itu tampak begitu damai. Hani sedang sibuk menyiapkan sarapan di meja makan. Leeteuk keluar dari kamar dengan membawa Handphone Hani.

“yeobo, ada telpon dari Haneul.” Leeteuk mengangsurkan Handphone kepada Hani.

“Haneul onnni? Pagi sekali.” Hani meletakkan sarapan sandwich di atas meja yang langsung disambar begitu saja oleh Leeteuk. Hani terkikik melihat mulut Leeteuk yang langsung terisi penuh. Di cubitnya pipi Leeteuk sekilas sebelum mendekatkan handphone ke telinganya dan berkata, “Annyeong Eonni..”

“Hani-ah, jebal.. tolong aku,” Ujar Haneul Panik.

“Eonnie waeyo? Kedengarannya serius sekali. Apa terjadi sesuatu padamu?” terdengar suara Hani yang tampak khawatir.

“Bisakah kau datang ke apartemenku? Jigeum.”

Ne, keundae, apa yang terjadi padamu Eonnie?”

“Nanti aku ceritakan, datanglah secepat yang kau bisa. Oh ya, aku akan meminta izin pada Leeteuk Oppa untuk menculikmu selama beberapa jam.”

Mwo?”Hani kaget pada apa yang baru saja didengarnya.

“Bisakah aku berbicara pada Leeteuk Oppa?”

Hani pun memberikan ponselnya pada Leeteuk. Suaminya itu mengernyitkan dahi, “Haneul Eonnie ingin berbicara denganmu, Oppa,” jelas Hani.

Yoboseo, Leeteuk Oppa.”

Ne, Haneul-ah.”

Oppa, aku ingin meminjam Hani selama beberapa jam, boleh yaa.. ini demi masa depanku.”

“Maksudmu?”Leeteuk tak kalah kagetnya seperti Hani tadi.

“Tenang saja Oppa, aku akan mengembalikan Hani dalam keadaan utuh, tidak kurang suatu apapun, jebal.. boleh yaa..”

“Sebenarnya apa yang ingin kau lakukan bersama Hani?”

“Aku tak bisa menceritakannya sekarang, yang pasti ini demi masa depanku, demi kredibilitasku sebagai calon istri dari Lee Sungmin.”

Keureuyo, aku percaya padamu.”

Neomu neomu gamsahamnida Oppa.”

***

oooO~~MiNeuL~~Oooo

Haneul POV

Annyeong haseyo, Jung Haneul imnida. Yup, it’s me. Seorang gadis yang lahir di tahun 1989, dan berstatus sebagai kekasih dari member Boyband yang tidak perlu diragukan lagi ketenarannya, Lee Sungmin Super Junior. Saat ini aku bekerja di Badan Intelijen Negara, sebuah pekerjaan yang keren menurutku. Lain kali akan kuceritakan betapa mengasikannya pekerjaanku yang satu ini. Sekarang, aku tidak punya cukup waktu untuk menceritakannya karena aku sedang dilanda permasalahan yang sudah berhari-hari menghantui kehidupanku. Mungkin bagi orang lain permasalahan seperti ini adalah masalah yang biasa, tapi tidak bagiku.

@ Haneul’s apartement

-Author POV-

Ruangan yang mayoritas berwarna jingga itu sudah tak berbentuk. Jika kalian pernah melihat drama Jepang “Nodame Compatibile” nah, bentuk apartemen Haneul kini tak jauh berbeda dengan ruangan milik Nodame. Sudah 3 hari Haneul berkutat dengan aktifitasnya di dapur.

Ting Tong…!!

Aaa.. sepertinya Hani sudah datang. Itu pasti dia bersama Leeteuk oppa.

“Hani-aaa…” pekik Haneul bersemangat ketika membuka pintu, seperti baru saja melihat malaikat penolongku dan langsung menariknya masuk kedalam.

“Igeon Mwoya??”

Hani dan Leeteuk menganga kaget.

Apartemen Haneul tampak sangat berantakan. Tak hanya apartemen tapi begitu juga dengan wajah Haneul. Hitam disana sini.

Aigo Eonnie, apa yang terjadi padamu? Dan ada apa dengan apartemenmu? Kenapa berantakan sekali?” Hani masih belum bisa menangkap apa yang sedang terjadi, matanya menatap keseluruh penjuru ruangan yang sudah tidak bisa dijelaskan lagi bentuknya seperti apa. mungkin seperti kapal mau berangkat perang?? Hiks.. menyedihkan..

“Tidak ada waktu untuk menjelaskannya. Sekarang ikut aku ke dapur. Leeteuk Oppa, terimakasih sudah mengantarkan Hani.” ujar Haneul cepat.

Leeteuk mengangguk dengan ekspresi yang sulit diartikan, antara bingung dan juga penasaran. Hani berjalan mengikuti Haneul ke arah dapur.

Kondisi dapur lebih parah dibandingkan ruangan yang lain. Seakan-akan dapur ini sudah mengalami pertarungan sengit.

“Hani-ya, kau tau kan hari ini tanggal berapa?”

Ne, 31 Desember 2011.”

“Dan kau tahu besok tanggal berapa?”

“1 Januari 2012.”

Majayo. Dan kau tau hari apa itu?”

Hani terlihat berpikir, mengingat-ingat sesuatu.

“Itu adalah haru ulang tahun seorang lelaki penting di hidupku.”

“Sungmin Oppa?”tanya Hani.

Ne,”Haneul mengangguk lesu.

“Lalu?” tanya Hani dengan tampang polosnya.

Leeteuk terkikik geli.

Tanpa mempedulikan kikikan Leeteuk Haneul menjelaskan. “Sudah berhari-hari aku mencoba membuat birthday cake untuk Sungmin Oppa, tapi hasilnya selalu gagal. Huft..!! Aku tak tahu lagi harus bagaimana? Maka dari itu aku meminta bantuanmu.”

“Eonnie-ya, kenapa Eonnie tidak membeli birthday cake yang sudah jadi saja? Bukankah banyak dijual di took-toko?”

Andwae !!!” tolak Haneul. “Tahun ini aku ingin membuat kue hasil karya aku sendiri. Karena dua tahun kebelakang, aku selalu membeli kue yang sudah jadi. Kau tau Hani, Sungmin Oppa ingin punya istri yang pandai memasak. Karena itu pula, aku ingin membuktikan bahwa aku bisa memasak.”

Mata Hani berbinar. “Ahhhh, aku paham maksudmu Eonnie.”

“Hani-ya, jebal.. bantu aku. Kau khan tahu sendiri kalau seorang Jung Haneul memang jarang berurusan dengan dapur, I beg on you Hani-ya. Aku ingin pandai memasak sepertimu.”

Keurom, mari kita mulai membuat kue,”ajak Hani.

Ne,”Haneul tersenyum ceria.

Sementara Haneul menuju dapur, Hani berbalik kearah Leeteuk. “oppa, gomawo sudah mengantarku. Sekarang oppa sendirian ke MBC, gwencana?”

ne yeobo, gwencana. Kau datang ke MBC kan nanti?” tanya Leeteuk sambil menarik pinggang Hani dan melingkarkan tangannya disekeliling gadis itu.

Hani menengadah. “ne.. nanti aku ke sana bersama Haneul onni.”

“emm.. kalau begitu aku pergi sekarang. Hati hati ya, jangan sampai apartemen ini terlihat lebih mengerikan.” Ujar Leeteuk pelan dengan wajah kentara sekali terlihat ingin tertawa.

Hani terkikik geli. Dia berjinjit dan melayangkan kecupan singkat dibibir Leeteuk. “ne, algesemnida.” Hani tersenyum hingga matanya ikut tersenyum.

Leeteuk membalas dengan mengecup pipi dan bibir Hani, dalam. Setelah puas ia pun kemudian pamit permisi.

Begitu Leeteuk pergi, Hani segera menuju dapur. Dan benar tebakan Hani, dapur jauh lebih mengerikan daripada ruang depan. Setelah terlebih dahulu membersihkan dapur ala kadarnya, Hani memperhatikan berbagai bahan untuk membuat kue yang masih tersisa.

“Hani-ya, aku ingin membuat kue dengan bentuk  seperti ini,”Haneul menunjukan sebuah gambar birthday cake berbentuk gitar. “Apakah itu sulit?”

“Tidak ada yang sulit Eonnie kalau kita mau berusaha dan mencobanya.” Hani tersenyum meyakinkan.

“Ahhhh, majayo. Chakaman,”suara Haneul membuat Hani kaget.

“Ada apa Eonnie?”

Haneul berlari menuju kamarnya dan keluar membawa sebuah handycam, “Igoneun, aku ingin merekam setiap moment memasakku agar Sungmin Oppa bisa melihatnya dan tahu bagaimana perjuanganku untuk bisa masak, hehehe..”

“Eonnie-ya, ahahahaha,” Hani ikut tertawa. “Bisa kita mulai sekarang?”

Ne,”jawab Haneul dengan mantap.

“Pertama-tama,  yang harus disiapkan adalah 6 butir telur ayam, 150 g gula pasir yang berbutir halus, 150 g tepung terigu, dan 100 g mentega/margarin, lalu  lelehkan.”

Haneul mengikuti petunjuk yang diberikan oleh Hani. Ia membuka cangkang telur satu persatu, lalu menaburkan gula dan mengocoknya hingga berwarna pucat dan kental. Setelah itu, Haneul memasukan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil mengaduknya hingga rata. Sebelumnya, Hani mengajari Haneul bagaimana cara mengaduk yang benar agar adonan bisa tercampur dengan rata, Haneul hanya bisa terkekeh menghadapi kenyataan bahwa kemampuan memasaknya memang sangat parah.

Selanjutnya, Hani menambahkan mentega cair sedikit demi sedikit diikuti oleh Haneul yang mengaduknya hingga rata. Hani mengambil Loyang khusus yang sudah dipersiapkan lalu Haneul menuangkan adonan ke dalam Loyang tersebut yang telah dioles margarine dan ditaburi sedikit tepung terigu.

“Nah, adonan ini sudah siap untuk dipanggang,” ujar Hani. Kemudian Haneul beranjak menuju oven dan menyalakannya. Merekapun menunggu selama beberapa menit sampai suhu oven cukup untuk memanggang yaitu sekitar 180 C.

“Berapa lama adonan ini dipanggang?”tanya Haneul.

“Sekitar 20 menit Eonnie,” jawab Hani.

Haneul pun menyetel timer di oven tersebut. “Siiip, berarti tinggal menunggu hingga adonannya matang yaa..”

Ne, sekarang kita persiapkan adonan lain sebagai penghias cake,”ujar Hani.

Ponsel Haneul berdering, tertera nama Lee Sungjin sebagai ID Caller-nya.

Nuna, apa kau baik-baik saja?”

Nan, gwaenchanayo Sungjin-ah. Aku sudah bersama dengan penyelematku. Dia yang mengajariku membuat kue untuk Sungmin Oppa. Neo, odiega?”

“Aku sedang mencari suatu barang yang sudah lama Sungmin Hyung inginkan.”

“Apa itu?”

“Rahasia, ahahahaha..”

“Aisssh. Kapan kau akan bertemu dengan Sungmin Oppa?

”Kapan nuna akan kerumah?”

“Ish, malah bertanya balik .___.”

“Ahahahaha, aku akan memberikan gift ini pada Sungmin Hyung kalau Nuna & Hyung berkunjung ke rumah. Atau ajak Hyung ke Kona Beans, aku sedang mengisi liburanku dengan menjadi cashier disana.”

Ne, ara. Sungmin Oppa sudah menceritakannya padaku.”

Nuna, uri Eomma titip salam.”

Degh…!! Haneul selalu merasa salah tingkah jika berhadapan dengan orang tuanya Sungmin, “Eo? Ne, tolong sampaikan pada Eomonim, aku akan segera mengunjungi beliau.”

“Kuenya sudah matang,” ucapan Hani menyadarkan Haneul yang sedari tadi asik berbincang dengan Sungjin.

Ne, Hani-ya, Chakaman. Sungjin-ah, sudah dulu yaaa, aku harus menghias kuenya.”

Nuna, hwaiting!!”

Ne, gomawoyo Sungjin-ah.”

Haneul meletakkan handphone di sakunya kembali dan beralih kepada Hani. “Jja, kita mulai darimana?” tanya Haneul pada Hani yang sedang mengaduk adonan.

“Pertama kita harus membuat template. Butuh 4 lembar kertas 8×11. Bentuk Template ini dalam 3 bagian – tubuh, leher dan kepala gitar,” ujar Hani memberikan pengarahan pada Haneul.
Haneul melakukan persis seperti apa yang dikatakan oleh Hani. “Setelah itu, letakkan kue yang sudah dipanggang tadi pada template.”

Hani dan Haneul pun kemudian mulai menghias birthday cake berbentuk gitar itu.

***

oooO~~MiNeuL~~Oooo

@ MBC Studio

Blow Your Mind kaja Mr. Simple
Blow Your Mind ttaega wattjanha Duryeowo malgo
Blow Your Mind kaja Mr. Simple
Blow Your Mind kara Mr. Simple

Super Junior baru saja menyelesaikan rehearsal dan kini mereka kembali ke waiting room.

“Jadi Neulrin akan datang nanti malam?” tanya Donghae pada Hyukjae.

“Tentu saja, dia akan menemuiku,” jawab Hyukjae mantap.

“Minna juga,” ujar Yesung.

Jinja? Hyeri juga bilang dia sedang tidak ada event, jadi dia bisa datang kesini.”

Sungmin menyimak pembicaraan antara Yesung, Eunhyuk, dan Donghae. “Huh, apa cuma aku saja yang tidak ada pasangannya malam ini.”

Dihadapannya Ryeowook sedang asik bertelepon ria, dan Sungmin menebak itu pasti Chaeryl. Terlihat sekali ekspresi Ryeowook yang begitu ceria. Sungmin memperhatikan Siwon yang juga bermain dengan ponselnya, “Apakah kau sedang menghubungi Sora?” tanya Sungmin datar.

“Oh, Hyung, Ne,”jawab Siwon singkat.

Hani juga sudah pasti akan datang menemani Leeteuk Hyung. Sepertinya hanya Kyuhyun yang terlihat biasa saja. Ia malah asik bermain dengan laptop kesayangannya itu. Sementara dirinya sendiri, sedang menebak apa yang sedang Haneul pikirkan dan lakukan saat ini sampai pesan singkat dan telepon darinya tidak diangkat.

***

oooO~~MiNeuL~~Oooo

“Kyaaaaaa, akhirnya selesai juga^^ Hani-ya, jeongmal gomawoyo. Ini semua berkat bantuan darimu.”

Aniyo. Kue ini tidak akan berhasil tanpa tekad dan kerja keras dari Eonnie juga. Aaaahhh, aku bisa merasakan betapa sayangnya Eonnie pada Sungmin Oppa.”

He’s the only one who can make me say ‘Yes, I do’,” Haneul tersipu.

“Kekekeke, Eonnie selanjutnya apa rencanamu?”

Chakaman,”Haneul melihat daily schedule-nya, “Aku ada janji dengan Heehyo Eonnie. Aku minta dibuatkan gaun khusus untuk malam ini. Apa kau mau ikut denganku? Masih ada waktu sekitar 4 jam lagi sebelum MBC Gayo Dajeun dimulai. Aku berencana memberikan birthday cake ini tepat setelah acara itu selesai.”

Ne Eonnie, aku ikut denganmu.”

“Okeh, aku siap-siap dulu yaaa, dan tentunya aku pun harus membereskan ruangan yang sudah tak berbentuk ini, hahahaha..”

“Aku bantu yaaa Eonnie,”

“Kau mau membantuku? Woaaaah, you’re really an angel Hani-ya, Let’s go, kita bersih-bersih..” dan mereka berdua pun memulai aksinya.

Ini bukan pertama kalinya Hani berada di apartemen Haneul, namun berapa kalipun ia ada disini, Hani selalu takjub melihat furniture yang dipilih Eonnienya ini, bagaimana tidak, hampir seluruhnya bernuansa jingga. Ruangan demi ruangan sudah tertata rapi. Dari mulai ruang tamu,

ruang santai,

ruang makan hingga dapur

Ruang kerjanya juga demikian adanya.

Setelah semua ruangan tertata rapi, Haneul pun masuk ke dalam kamarnya untuk berganti pakaian.

terlebih dahulu Haneul ke kamar mandi untuk mencuci mukanya yang sedikit belepotan.

Tak butuh waktu lama, Haneul sudah siap dengan pakaian musim dingin yang juga didominasi oleh warna favoritnya itu.

Kajja Hani-ya,” Haneul menggandeng lengan Hani dan mereka berjalan keluar apartemen.

Sebuah mobil berwarna oranye sudah menunggu di parkiran. “Eonnie, kau mengganti mobilmu lagi?”

“Hehehehe, begitulah..” jawab Haneul seraya memamerkan deretan gigi putihnya.”Dan kau orang pertama yang duduk di kursi sebelahku.”

“Ckckckckck, Eonnie-ya, pantas saja Eonnie dan Sungmin Oppa cocok. Kalian sama-sama addict terhadap warna yang kalian suka.”

Yes, because we are pinkorange couple,” kali ini Haneul menekuk tiga jarinya dan membiarkan telunjuk serta jari tengahnya terangkat. Piiiiiiiiiiiisss…

***

oooO~~MiNeuL~~Oooo

@Heehyo Boutique

“Heehyo Eonnie, Annyeong, kami datang ^-^” Hani dan Haneul menyapa HeeHyo yang sedang asik menggambar sketsa untuk design terbarunya.

“Hani-ya, Haneul-ah,” Heehyo tersenyum melihat kedatangan kedua dongsaengnya itu.

Eonnie, mana gaun spesial untukku?” tanya Haneul negitu Heehyo menagajak mereka keruangan pribadinya.

As your request dear, baby pink dress, follow me,” Heehyo mengajak Hani dan Haneul menuju sebuah ruangan khusus yang berisi koleksi pakaian hasil karyanya yang eksklusif, dibuat sesuai dengan request customer.

Jja Jjang, This is it, baby pink dress special for Jasmine Jung,”

“Kyaaaaa, Eonnie.. neomu, neomu yeppuda, nan joahae.” Sahut Haneul senang dan merangkul Heehyo sebagai ucapan terima kasih.

And this is for Hanni,” sebuah white dress kini berada di genggaman Hani.

“Untukku? Jeongmalyo?” tanya Hani tidak percaya.

“Ne, jeongmal. Aku memang membuatkan dress untuk kita, the queen of super junior, sebagai hadiah akhir tahun.” Jawab Heehyo.

Gamsahamnida Eonnie,” ucap Hani dan Haneul hampir berbarengan. Mereka pun memeluk Heehyo penuh kasih sayang. Mereka tampak seperti tiga kakak adik yang begitu saling menyayangi.

“Dan aku akan memakai dress ini,” ujar Heehyo sambil menunjukan sebuah dress pada Hani dan Haneul.

Eonnie mau datang ke MBC juga?” tanya Haneul

“Tentu saja. Aku dan Heechul Oppa sudah berjanji untuk bertemu disana.”

Jinja? Kyaaaa, aku senang! Sungmin Oppa pasti juga senang jika tahu bahwa keluarganya ikut berkumpul di hari pergantian umurnya.” Mata Haneul berbinar bahagia.

“nah, ayo kita keruanganku.” Ajak Heehyo sambil terus melanjutkan percakapan mereka dan berbagi rahasia tentang rencana ditahun depan.

***

oooO~~MiNeuL~~Oooo

@MBC Building

Sudah berkali-kali Sungmin menatap layar i-phonenya dengan pandangan harap-harap cemas. Setiap ada nada dering yang terdengar dari i-phonenya, ia berharap itu Haneul. Namun sepertinya harapannya itu seperti debu yang tertiup oleh angin, hampa. Belum pernah Sungmin seperti ini. Pantang bagi seorang Lee Sungmin untuk mengeluh bahwa ia lelah, ia butuh istirahat. Tapi, semenjak ia menjadi DJ tetap di KBS Kiss The Radio bersama Ryeowook, ditambah dengan schedule akhir tahun yang begitu padat, tubuhnya berontak. Imunnya menurun. Beberapa hari yang lalu ia terserang flu dan batuk, hingga banyak ELF yang mengkhwatirkan kondisinya.

Ia rindu Haneul. Sangat !!! Bahkan ketika grand launching Kona Beans, ia berharap bisa bertemu Haneul disana, tapi pada kenyataannya, ia hanya punya sedikit waktu dan harus kembali disibukkan dengan aktivitasnya.

Sungmin ingin pergi ke Resort Ski, bersama dengan Haneul. Tapi, lagi-lagi jadwal aktivitas membuatnya mengurungkan niatnya itu.

“Tssssk, apakah akhir tahun ini akan terlewati dengan begitu membosankan?” keluh Sungmin pada dirinya sendiri.

Ketika member lain asik dengan twitternya, Sungmin merasa cukup dengan blog naver dan me2daynya. Ia pun membaca komen yang masuk di me2day miliknya. Dan tak lupa Sungmin mengecek me2day milik Haneul. Edelweis princes, Sungmin selalu tersenyum setiap kali membaca dua kata itu. Edelweis Princess adalah username yang sering digunakan Haneul di akun jejaring sosial miliknya, selain Orange Lover yang selalu jadi andalannya. Pernah suatu ketika Haneul menggunakan username Ittiban Wife dan itu berhasil membuat senyum di kedua wajah Sungmin terus terukir selama beberapa hari. Sungmin menemukan sesuatu yang menarik di me2day milik Haneul. Ia menuliskan

내 사랑스럽다 왕자 나이가 성장 날, 나는 하루 하루 그를 사랑 해요. 나는 이동 이완 집이 꿈 높은 드라마에 일을 같이 그를 위해 겨울 어린이 노래, 노래하고 싶습니다 ~ ㅋ ㅋ ㅋ

The day when my adorable prince grew older, I love him, day by day. I wanna sing winter child song for him, like Go Hye Mi doing on dream high drama.

Sungmin terkekeh, ia penasaran bagaimana jadinya jika seorang Jung Haneul bernyanyi. Pikirannya menerawang mengingat momen-momen yang telah ia lalui bersama Haneul. Sungmin tahu dengan pasti bahwa Haneul tidak bisa bernyanyi. Bahkan di norebang sekalipun, Haneul memilih untuk duduk manis melihat orang-orang disekelilingnya heboh beradu suara.

I-phonenya bergetar, ada sebuah pesan masuk di inboxnya.

From : My edelweiss princess

“Oppa~^-^ I’m on my way”

Dengan kecepatan kilat, Sungmin sudah menekan beberapa tombol dan terhubunglah ia dengan Haneul.

Yoboseo,” suara itu sanggup membuat Sungmin menyunggingkan senyumnya.

“Jung Haneul-ssi, kenapa suka sekali membuat aku menunggu kabar darimu?”

“Ahahahaha, mianhae Lee Sungmin-ssi. Hari ini aku super duper sibuk sekali.”

“Apa yang kau lakukan?”

“R-A-H-A-S-I-A,”jawab Haneul sambil memberi tekanan pada setiap hurufnya. “Don’t pouting your mouth Vincent Lee

Sungmin terkikik geli, “How can you know Jasmine Jung?”

Because I know you very well.”

Jinjayo?”

Ne, jinja,” jawab Haneul dengan mantap.

“Kalau begitu, tebak apa yang sedang aku lakukan?”

“Berbicara denganku di ponsel.”

“Sebelum itu?”

“Taking selca with your phone or updates your me2day and blog naver, am I right?”

“Ahahahahaha, that’s my girl.”

Yes, I am, thank you for your compliment ^-^ Oppa~~”

Ne,”

Fighting! Do the best for your last performance this year ^-^”

“Ani, aku tidak ingin mendengar kata-kata itu jika bukan kau yang mengatakannya langsung di telingaku..”

Ne, tunggu saja, tak lama lagi aku sampai. Sudah yaaa, aku tutup telfonnya.”

“Yya !! Jung Haneul, aku kan yang meneleponmu duluan, aiissh.” Sungmin mendesis pura pura kesal.

Haneul tekekeh pelan. ia pun kemudian berkata penuh pengertian. “Karena aku tahu kalau bukan aku yang mengakhiri pembicaraan ini, maka Oppa tidak akan mengakhirinya. Gunakan waktu yang ada untuk istirahat, jangan bermain dengan ponselmu terus. Ara?”

Ne, arasoyo Haneul-ssi.”

Sungmin mengakhiri pembicaraannya dengan Haneul. Walau hanya beberapa menit ia berbicara dengan Haneul, tapi itu bisa membuatnya lebih bersemangat. Dan Sungmin pun menuruti perkataan Haneul, ia merebahkan kepalanya di sofa waiting room MBC dan mulai menutup kedua matanya.

***

oooO~~MiNeuL~~Oooo

Hani, Heehyo, Minna, Neulrin, Sora, Hyeri, Chaeryl, Xaina, Nari dan Haneul sudah berada di waiting room Super Junior. Seperti tahun-tahun sebelumnya, member Super Junior tidak pernah mendapatkan libur bahkan di moment akhir tahun sekalipun. Maka dari itu, sudah menjadi sebuah tradisi jika di moment pergantian tahun, para yeoja chingu dari member Super Junior ini berkumpul.

Masing-masing asik dengan pembicarannya, Haneul menghampiri Sungmin yang sedang tertidur di sofa. Dengan setengah berbisik ia bertanya pada Ryeowook, “Oppa, sudah berapa lama Sungmin Oppa tertidur?”

“Eeuuung, kira-kira 30 menit yang lalu.”

Haneul memandang Sungmin. Tidak biasanya Sungmin tidur senyenyak ini, padahal orang-orang begitu ramai berbincang disekitarnya. Haneul mendudukkan tubuhnya di sebelah Sungmin. Ia terus memandang lelaki favoritnya itu dan terukirlah sebuah senyuman, “Sleep tight dear, aku tidak ingin melihatmu sakit.”

Rasa kantuk menyerang Haneul. Entah kenapa, melihat Sungmin tidur dengan nyenyaknya akhirnya ia pun ikut menutup mata. Dan mereka berdua pun tertidur bersamaan.

Ryeowook dan Chaeryl yang berada tak jauh dari Haneul dan Sungmin pun terkekeh. Sementara itu, Hyukjae muncul dengan ide jailnya. Didekatkannya kepala Haneul dan Sungmin sekan-akan mereka sedang berciuman lalu ia pun mengambil beberapa foto dari berbagai sudut. Hyukjae ingin sekali tertawa, namun ia menahannya, karena ia khwatir akan membangunkan kedamaian sepasang manusia ini. Rupanya tidak hanya Hyukjae, Kyuhyun, Yesung, Donghae pun ikut-ikutan memfoto Sungmin dan Haneul. Jika sang leader tidak memberikan aba-aba bahwa sebentar lagi mereka harus bersiap menuju red carpet, sepertinya kejailan akan berlanjut. Namun rupanya Hyukjae masih belum puas. Ia membangunkan Sungmin dengan sebuah teriakan, “Lee Sungmin ireona!!” Sungmin kaget dan membuka matanya. Hal yang lebih membuatnya kaget lagi, kini hidungnya sudah menempel dengan hidung Haneul.

“Woah, Lee Sungmin-ssi, apa yang kau lakukan pada Haneul?” Hyukjae bertanya dengan tampang sepolos mungkin, sekan-akan ia tidak tahu apapun.

Haneul terbangun dan mendapati wajah Sungmin yang persis berada di depan wajahnya, jarak diantara mereka hanya berkisar 1cm.

Oppa >///<” Haneul menarik mundur wajahnya.

Ani, ani, aku tidak melakukan apapun padamu,” Sungmin menggelengkan kepalanya.

Semua yang berada di ruangan itu menertawakan Haneul dan Sungmin yang bersikap salah tingkah.

Yeorobeun, Kajja,” sang leader Super Junior mengajak para membernya untuk keluar ruangan menuju red carpet MBC Gayo Dajeun 2011.

Sementara itu, “Chaeryl-ah, apa kau melihat Sungmin Oppa melakukan sesuatu padaku?”

Ani, aku tidak melihatnya.” Jawab Chaeryl jujur.

Jinja? Posisimu kan yang paling dekat dengan kami.” Haneul masih belum percaya.

“Maksudku, Sungmin Oppa tidak melakukan apapun padamu Eonnie.”

Jeongmal? Syukurlah. Lalu kenapa posisi kami bisa sedekat itu?”

“Tanyakan saja pada Hyuk Oppa,” Chaeryl terkikik geli dan Haneul semakin tidak mengerti.

***

oooO~~MiNeuL~~Oooo

@MBC Gayo Dajeun Stage

Super Junior sukses menampilkan Superman, A-Cha dan Mr.Simple. Kini saatnya counting down menuju tahun 2012. Semua pengisi acara berkumpul di stage yang sama. SNSD, Wonder Girls, miss A, KARA, IU, T Ara, Super Junior, 2PM, TVXQ, CNBLUE, SHINee, BEAST, MBLAQ, FT Island, INFINITE, U Kiss, Teen Top, B1A4, K Will, Boyfriend, Norazo, Brown Eyed Girls, f(x), 4Minute, G.NA, SISTAR, Secret, DAVICHI, After School, Rainbow, A Pink, Girl’s Day, Dalshabet, Kim Bum Soo, Park Jung-hyun.

***

oooO~~MiNeuL~~Oooo

Kona Beans disulap menjadi private place malam itu. Setelah MBC Gayo Dajeun 2011 berakhir, semua member Super Junior beserta yeoja chingu-nya dan juga manjer serta staf berkumpul disana. Hadir juga orang tua Sungmin dan tentu saja adiknya Sungjin.

Malam itu, Sungmin terlihat bahagia bisa berkumpul dengan teman- teman dan juga keluarganya. Dan yang lebih mengejutkan lagi, Haneul melakukan apa yang ia tulis di me2day miliknya, Haneul menyanyikan lagu winter child di hadapan banyak orang dan itu membuat Sungmin terharu. Tapi seorang Sungmin memang tidak mudah menitikan air matanya, rasa haru itu hanya bisa Sungmin tunjukan dengan memeluk Haneul dan mengecup keningnya.

Rasa terimakasih pun terus menerus Sungmin ucapkan pada orang-orang yang hadir malam itu, pada orang-orang yang selama ini telah menyayangi dan mendukungnya serta memberikan banyak cinta untuknya.

Sungmin melihat birthday cake berwarna merah muda dengan bentuk gitar tersaji di hadapannya.

This is it, birthday cake made by me,”ujar Haneul

Jinjayo?” tanya Sungmin dengan mata membelalak kaget, takjub sekaligus terharu.

Ne, Oppa. Special for you.” Haneul mengangguk meyakinkan. “Dan ini satu lagi.” Haneul menyerahkan selembar kartu berbungkus kertas dengan gambar hati berwarna warni.

Gomoyo Haneul-ah,” Sungmin mendekatkan mulutnya pada telinga Haneul dan berbisik, “Saranghanda.”

semua bertepuk tangan bahagia, dan…

“LEE SUNGMIN, SANGIL CUKAHEEEE…” Sorak member super junior serentak.

TOEEEEEEEEEEEEEEETT… TOEEETTTTTTT… !!!!!

Suara terompet yang begitu meriah dan bergemuruh, sahut menyahut mengiringi teriakan mereka semua yang terdengar begitu bahagia. “HAPPY NEW YEAR 2012…………!!!!!”

========= FIN =========

4 responses

  1. @uriezna

    Wah,,, bagus, aq suka…
    Sungmin ssi saranghanda…

    July 14, 2012 at 8:40 PM

  2. novi

    suka banget ceritanya,manis,lucu ^^
    dan aku juga suka lee sungmin oppa,hehehe

    December 19, 2012 at 6:45 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s