MinNeul's Home

Surat Cinta Untuk Sahabat Hatiku, Fadhillah Ridhayanti


Surat Cinta Untuk Sahabat Hatiku, Fadhillah Ridhayanti

#30HariMenulisSuratCinta Day 9

Ditulis dengan ditemani cuaca mendung di kota hujan Bogor

Minggu, 22 Januari 2012

Salam..

Dear Dilla-chan, gadis penyuka Pink ^-^ Saat aku menulis surat ini, pikiranku sedang tidak disini, melainkan ada di tempatmu berada saat ini. Bagaimana keadaanmu? Apa yang kau rasakan?

Dilla, kabar pagi ini sukses membuatku menitikan setetes, dua tetes lalu bertetes-tetes air mata, rasanya ingin sekali aku pinjam pintu kemana sajanya Doraemon untuk menemui dan memelukmu langsung.

Dillaku, maafkan aku.. maafkan karena tidak bisa menemanimu langsung disaat-saat yang aku tahu tidak mudah untuk melewatinya. Tapi aku tahu, seorang Fadhillah Ridhayanti adalah gadis yang tegar! Bahkan, selama aku berinteraksi langsung denganmu, sekalipun aku belum pernah melihatmu menangis di hadapanku. Ketika teman-teman dalam satu lingkaran kita menangis, Dilla yang aku lihat adalah Dilla yang tetap dengan ekspresinya yang santai. Dilla yang phlegmatic, yang bisa mengontrol emosinya dengan baik.

Dilla-Chan.. Mungkin hanya doa yang bisa aku kirimkan untuk Almarhum. Semoga ALLAH yang Maha Baik menerima semua amal ibadahnya dan tentunya Dilla sekeluarga diberikan kesabaran dan ketabahan.

Dilla-Chan, mungkin seorang Diren memang tidak begitu mengenal sosok Fadhillah Ridhayanti dengan baik, sekali lagi maafkan aku.. selama 3 tahun interaksi kita, masih banyak yang belum aku ketahui tentang Dilla. Maafkan aku yang belum bisa menunaikan hak-hakmu sebagai saudariku…

Tapi yang pasti, bertemu dan bersahabat dengan Dilla adalah suatu kebahagiaan tersendiri bagiku.. Dilla yang begitu cantik dengan atribut pinknya. Dilla yang susah gemuk sepertiku, hehehehe..

Lagi-lagi, aku teringat dengan ucapan salah seorang sahabat kita, “Dimanapun kita berada, selama kita masih memandang langit yang sama, itu tandanya kita dekat, bukan?”

Dan aku percaya, ikatan diantara kita adalah ikatan yang istimewa, karena dipertautkan oleh Sang Maha Istimewa.. ^^

Semoga Allah berkenan mempertemukan kita kembali, dalam kondisi yang lebih baik, dan ketika saat itu datang, aku ingin memelukmu, erat..

Dilla, titip jaga ibu dan adik-adikmu yaaa.. salam sayang untuk mereka..

Last but not least, for Me.. TiraiD5 tidak akan menjadi TiraiD5 jika tidak ada Fadhillah Ridhayanti.. ^-^

Aku sayang kamu Dilla.. Ana uhibukifillah ya ukhti.. Aishiteru.. Saranghaeyooooo…

Dari seorang perempuan penyuka orange

^^Dina Amalia^^

@ittibanwife

 

 

4 responses

  1. mybabyLiOnew

    boleh nangis gak? T.T

    “Dimanapun kita berada, selama kita masih memandang langit yang sama, itu tandanya kita dekat, bukan?”
    suka pernyataan itu

    January 22, 2012 at 11:52 AM

    • Boleh.. sini kita nangis bareng-bareng..😦
      iyah, itu kata-kata andalan dari sahabat kami, dan akupun sangat menyukainya..

      January 22, 2012 at 11:55 AM

  2. dianyaa

    ini kata2nya siapa diren?
    “Dimanapun kita berada, selama kita masih memandang langit yang sama, itu tandanya kita dekat, bukan?”

    mba nur bisa melewatinya, dilla juga pasti bisa.. kita? insyaAllah, entah kapan.

    January 23, 2012 at 8:45 PM

    • Bukannya itu kata-katanya Naning padamu met, remember?
      Iyah, karena kematian itu adalah sesuatu yang pasti..

      January 24, 2012 at 4:10 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s