MinNeul's Home

The Story Of Edelweis & Sunflower (5)


Author: @ittibanwife & @andray1009

(Project Duet Fashion Terorist’s Wife with Handel & Gretel Owner’s Wife)

Disclaimer : This is just FanFiction. The Casts belongs to their self, , their family and GOD. But the story belonging to us. Copy-Paste our story is NOT ALLOWED without our permission.

Happy Reading ^-^

Don’t forget to leave your comment, gamsahamnida my beloved reader :3

Minhee menyeret kakinya untuk terus berjalan menyusuri koridor fakultas sambil terus memandangi huruf D diatas sebuah kertas bertuliskan “Ujian Pelafalan”. Lalu dilihatnya ke lembar berikutnya, sebuah huruf C bertengger manis diatas kertas bertuliskan “Ujian Tata Bahasa”. MinHee merasakan sakit kepala yang amat sangat.
“Dih, dapat C? Hahahaha” suara Kyuhyun  yang tiba-tiba muncul membuat suasana hatinya semakin memburuk. Minhee hanya bisa menatap punggung namja itu dengan tatapan galak yg seakan berkata, “Pergi kau! Jangan ganggu aku!”


Akhirnya sampailah Minhee di bangku taman. Ia menghela nafas panjang, dan mulai meratapi nasibnya yang akan disambut oleh ocehan Eomma karena nilainya yang hancur.

Tak lama kemudian, datanglah Haneul yang baru keluar dari kelas. Ia berjalan dengan langkah ringan karena baru saja satu project-nya lolos dan mendapat persetujuan dari dosen pembimbing akademiknya. Haneul menghentikan langkah kakinya ketika ia melihat MinHee sedang duduk di taman. Dengan penuh semangat, Haneul menyapa juniornya itu, namun yang disapa menunjukan raut wajah yang kurang enak untuk dilihat.

“Minhee-ya, waeyo?” Minhee tidak menjawab, ia menyodorkan dua lembar kertas ujian itu pada Haneul.

Dalam jangka waktu sepersekian detik, Haneul sudah bisa merasakan ada sesuatu yang tidak beres dan hal itu terbukti ketika ia melihat ada huruf D di kertas ujian milik MinHee.
“Minhee-ya, apa benar ini nilaimu? Kau tidak curiga kertas ujianmu tertukar dengan yang lain?”

Anio, Eonni… Hmmmh… Aku merasa… Semakin hari aku semakin payah semenjak Ddangkoming, kura-kura kesayanganku hilang. Kau tahu kan Eonni, Ddangkoming sangat berharga untukku. Hanya dia yg bisa menemaniku disaat aku sedang kesepian. Aku kan tidak punya saudara kandung,” cerita Minhee.

“Ddangkoming hilang?!!”Haneul terlonjak kaget. “Sejak kapan? Bukankah Ddangkoming itu kura-kura dan setau aku khan kura-kura itu jalannya lambat. Bagaimana bisa hilang?”
“Sejak satu minggu yang lalu. Aaaaarrrggh!!!” Minhee membenamkan kepalanya pada kedua telapak tangannya, “Ini semua salahkuuu!!! Aku lupa memasukkannya ke kandang waktu itu. Malamnya aku mengajak Ddangkoming bermain di meja belajarku, lalu aku ketiduran. Dan keesokan harinya, dia sudah tidak ada. Ddangkoming….”
Aigooo, kasian sekali Ddangkoming. Dia pasti mengalami waktu yang sulit selama berada diluar sana. Kau juga pasti merasa sangat kehilangan. Oiya, sudah mencari Ddangkoming dimana saja?”
“Aku sudah mencarinya sepanjang hari. Di kolong tempat tidur, di belakang lemari, di kolong meja, dan terakhir di halaman rumah tapi tetap saja aku tidak bisa menemukannya. Aku menyayangi Ddangkoming. Lalu aku harus bagaimana Eonnie? Aku tidak bisa konsentrasi belajar selama dia tidak pulang ke rumah.”
Haneul memandang Minhee dengan tatapan iba, “Aku tahu dan bisa merasakan kalau kau sangat menyanyangi Ddangkoming. Emm, bagaimana kalau kita menginfokan tentang tragedi hilangnya Ddangkominng. Kita buat pamflet, poster, leaflet, lalu kita sebar. Gimana?”
Minhee mulai merasa sedikit tenang, “Tapi Eonnie, Ddangkoming kan kecil banget. Aku takut dia… Aku takut dia mati, Eonniiie!!!”

“Eeeiiiy, jangan berpikiran yang buruk dulu, pikirkanlah yang baik-baik saja. Jadi, mau aku bantu buat posternya?”
Minhee mengangguk pasrah. Mungkin hanya itulah satu-satunya cara untuk menemukan Ddangkoming kecil kesayangannya itu.

***

Sore harinya, Haneul sudah berada di rumah Minhee untuk membuat poster pengumuman hilangnya Ddangkoming.
“Aku minta foto Ddangkoming yang paling kece yaah, kau pasti punya khan,” ucap Haneul pada Minhee yang sedang menatap singgasana Ddangkoming yang kini terlihat kosong melompong ditinggal penghuninya.
Minhee pun membuka dompetnya, disitu terselip foto Ddangkoming kecil miliknya yang sedang berpose di dalam kandangnya. Ia mematung memandangi foto itu. Sejujurnya, Minhee sangat tertekan karena Ddangkoming menghilang. Dan MinHee yang berada tak jauh dari Haneul sekarang ini bukanlah sosok MinHee yang bawel, tengil, dan ceria. Tapi Han Minhee yang sangat pendiam, seperti kehilangan semangatnya.
Tak butuh waktu lama bagi Haneul untuk menyelesaikan poster yang dibuatnya. “Jja~ Jjang~ coba kau lihat dulu,” ucap Haneul seraya menunjukan hasil karyanya pada MinHee.

“WANTED!!!
Dead or Alive.
DDANGKOMING

Kura-kura mungil, ukurannya kira-kira sebesar bola kasti, warna tempurung hitam-kuning, telah hilang selama satu minggu.

Bagi yang menemukan, harap hubungi nomer dibawah ini.

 

Minhee memperhatikan poster buatannya bersama Haneul, “Ddangkoming, kau harus pulang. Jeongmal bogosipeo, Ddangkoming-ah” katanya.

***

Annyeonghi gyeseyo, Haneul Eonnie. Jeongmal gomawoyo,” ujar Minhee.

Keduanya menghabiskan sore dengan menyebar pamflet hilangnya Ddangkoming.
Ne, cheonmaneyo Minhee-ya. Aku yakin Ddangkoming pasti akan pulang pada Eomma-nya. Kau, bersabarlah menunggu kepulangannya yaa. Mungkin saat ini Ddangkoming sedang mencari jalan pulang, perlahan namun pasti,” Haneul merangkul MinHee dan menepuk pundaknya lembut.

MinHee tersenyum, “Ne, arasseo. Hati-hati Eonnie, sampai besok.” Ujarnya, lalu masuk ke dalam rumah.
Sesampainya di rumah, Minhee langsung melepas sepatu dan meletakkannya di rak. Tak lama kemudian, terdengar suara ketukan pintu.
Tok tok tok…
Minhee membuka pintu, “Loh Eonnie kenapa kau…,” kata-katanya terputus melihat seorang namja yang berdiri tegak di hadapannya, dengan sebuah kotak kecil di tangannya.

“Eh, nu-nuguseyo?” tanya Minhee.
Namja itu tersenyum, lalu membuka kotak yang dibawanya, “Ini kura-kuramu ya?”

===================

5 responses

  1. gallagher girl

    Ddangkoming?!
    itu gabungan ddangkoma + kkoming bukan?
    mang bisa ya kura2 hilang -_-
    beneran… aku ngakak waktu baca poster ‘ddangkoming hilang’
    xD
    tetep… kyu kayak gitu -_-
    aigoo…kenapa bisa dapat C?
    belajar, jangan karena ddangkoming hilang terus lemes kaya gitu ^^
    # sok bilang kayak gitu, padahal hasil tryout kemarin ancur banget T.T #
    siapa namja itu? siapa??? #lebay#

    February 24, 2012 at 9:36 AM

    • Hu um, tiba-tiba tercetuslah nama itu..😀
      hahahaha… itulah yang dibingungkan oleh Haneul, koq bisa kura-kura hilang???
      aku juga yang nulis pengen ketawa, hwhwhwhwhw XDD
      Kyu memang always selalu imagenya begitu, seperti sudah melekat dalam dunia(?) perep-epan.. :p

      siapa namja itu?? sudah ada jawabannya di Part 6, terimakasih sudah baca ^-^

      February 24, 2012 at 4:27 PM

  2. asitawikandi

    dasar ya kyu, image evilnya ga bisa lepas -.-

    February 25, 2012 at 11:37 AM

  3. Pingback: The Story Of Edelweis & Sunflower (12) « Pumpkin & Orange

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s