MinNeul's Home

{Mineulicius Story} Bogoshipoyo Eonnie


Title : Mineulicius Story (Bogoshipoyo Eonnie)

Author : Dierenz

Length : Ficlet (?)

Main Cast : Lee Sungmin, Jung Haneul (OC) and other casts

Disclaimer : Lee Sungmin belongs to himself, SM Entertainment, his family and GOD.. But the story belonging to me. His character which I wrote is mine. Copy-Paste my story is NOT ALLOWED without my permission.

Menangis merupakan salah satu aktifitas yang tidak begitu disukai Haneul, karena itu akan membuat matanya merah dan sembab. Tapi lagi lagi, Haneul tak kuasa menahan tetesan demi tetesan yang memaksa keluar dari kelopak matanya. Haneul menangis, sendiri, di sebuah apartemen yang telah menjadi tempat tinggalnya bersama Sungmin selama kurang lebih dua tahun ini.

Eonnie,” lirih Haneul disela-sela isak tangisnya. “Eotokachi? Apa yang bisa aku lakukan untukmu?”

Jam dinding di kamarnya sudah menunjukan pukul dua dini hari dan Haneul masih belum bisa memejamkan mata. Pikiran Haneul menerawang pada kilasan-kilasan peristiwa beberapa waktu yang lalu. Disaat ia masih bersama dengan Eonnie-nya itu. “Karena ikatan kita istimewa bukan?” masih terekam dengan jelas dalam memorinya, sebuah kalimat yang ia sampaikan pada Eonnie kesayangannya itu. Lalu berpindah ke memori ketika Haneul memasuki usia 23 tahun, Eonnie-nya membuatkan sebuah kado yang sangat ia sukai.

Tapi kini, Haneul tak tahu lagi apa yang terjadi dengan Eonnie-nya itu? Semacam perasaan kehilangan memenuhi relung pikiran Haneul.

Tepukan lembut dipundak menyadarkan Haneul bahwa ia tak sendiri, ada orang lain yang melihatnya menangis. Haneul menoleh dan mendapati Sungmin yang menatapnya dengan penuh kekhawatiran. Haneul terkejut dan berusaha untuk menghapus airmatanya secepat yang ia bisa.

“Panda,”kata itu yang pertama kali terucap dari Haneul dan ketika ia ingin melanjutkan perkataannya, tenggorokannya terasa kering.

Sungmin merebahkan dirinya disebelah Haneul, ia memejamkan mata dan itu membuat Haneul bingung. “Aku sedang memulihkan tubuhku, sudah cukup lama rasanya aku tidak tidur disini dan merasakan aroma jeruk dari kamar favoritku.”

Haneul paham maksud Sungmin, ia pun ikut merebahkan dirinya persis di samping tubuh Sungmin dan memiringkan tubuhnya, memandangi lelaki kesayangannya itu.

Sungmin selalu punya banyak cara untuk menghentikan isak tangis Haneul. Dengan mendekap tubuh Haneul, itu sudah cukup membuat seorang Jung Haneul merasa nyaman. Namun kali ini berbeda, kesedihan yang ia alami bukan karena indeks prestasinya buruk atau ia tidak bisa menyelesaikan proyek yang sedang dikerjakannya dengan baik, tapi ini berhubungan dengan Eonnie-nya yang sudah ia anggap sebagai kakak kandungnya sendiri. Sungmin tahu dengan pasti bahwa Haneul selalu senang jika bisa memanggil seorang perempuan dengan panggilan “Eonnie” karena itu berarti seolah-olah Haneul memiliki kakak perempuan, sebuah keinginan yang tidak akan pernah tercapai karena Haneul adalah anak pertama di keluarganya. Dan Sungmin juga tahu, sejak Haneul menjadi bagian dari keluarga besar Super Junior, Haneul jadi punya banyak Eonnie.

“Panda,”tetes demi tetes airmata itu kembali mengalir di kedua pipi Haneul.

“Aku sudah tahu ceritanya, beberapa jam yang lalu, Ki bummie memberitahuku bahwa kau menemuinya, dan ia menceritakan semuanya padaku.”

“Apa begitu sulit menjadi wanita dari Super Junior?”Haneul melontarkan sebuah pertanyaan yang sebenarnya bisa ia jawab sendiri.

“Iya, memang tidak mudah,”Haneul menjawabnya pertanyaannya. “Begitu banyak hal yang harus dikorbankan dan juga diperjuangkan.”

Sungmin mengelus rambut dan punggung Haneul, membiarkan gadisnya itu mengeluarkan segala bentuk unek-uneknya.

Haneul mengeratkan pelukannya sekan-akan ia tak ingin kehilangan ataupun melepaskan lelaki berharganya itu. Ia belum sanggup ataupun tak akan pernah sanggup merasakan ‘rasa kehilangan’.

“Kau, tidak takut tertular? Aku khan sedang flu,”ucap Sungmin yang disambut dengan gelengan cepat dari Haneul.

“Biarkan saja. Lee Sungmin memang sering terserang flu bukan? Dan obatnya hanya satu, bertemu dengan Jung Haneul.”

Sungmin terkekeh, Haneul memang begitu, percaya dirinya akan meningkat berkali-kali lipat jika membahas hal-hal yang berhubungan dengan Sungmin.

“Onyeee, apakah Sung Eun Hee itu sangat berarti bagimu?”

Eo, tentu saja! Eun Hee Eonnie adalah Eonnie kesayanganku. Eonnie yang telah mengajariku makna kesabaran dan kesetiaan. Walaupun kami jarang bertemu, walaupun interaksiku dengannya tidak sesering interaksiku dengan Eonnie-ku yang lain, Eun Hee Eonnie tetap memiliki tempat spesial di hatiku.”

Sungmin menghela nafas panjang dan helaan nafasnya itu menerpa telinga Haneul, membuatnya geli.

“Tapi, kita juga tidak bisa ikut campur terlalu banyak dengan urusan pribadi Ki Bum dan Eun Hee. Mereka sudah cukup dewasa dan tahu mana yang terbaik untuk kehidupan keduanya. Yang bisa kita lakukan hanyalah mendukung apapun keputusan yang mereka ambil dan semoga itu menjadi yang terbaik,”jelas Sungmin.

Haneul kembali terisak, “Entah kenapa, aku tidak rela melihat Ki Bum Oppa berpisah dengan Eun Hee Eonnie. Berkat Ki Bum Oppa, aku bisa mengenal sosok Eun Hee Eonnie. Dan kini, ketika mereka sudah tidak bersama lagi, maka itu akan semakin meminimkan interaksiku dengan Eun Hee Eonnie. Pandaaaa~ aku tidak ingin kehilangan Eonnie-ku.”

“Ada kalanya, sesuatu yang kau genggam dengan erat, suatu ketika harus kau lepaskan juga,”ungkap Sungmin.

Mwoya? Andwaeyo!”Haneul menggeleng. “Maksud Panda, ini berlaku untuk kita juga?”

“Maksudku tidak seperti itu Haneul Buin, nae saranghaneun yeoja. Kita harus bisa menyadari bahwa apapun yang kita genggam saat ini, itu bukan milik kita, itu hanya titipan. Dan kita hanya berhak menjadi orang yang dititipi, bukan orang yang memiliki, keurochi?”

Haneul mengangguk.

Sungmin meraih wajah Haneul, membantu menghapus bekas air mata di kedua pipinya. “Jja~ sudah cukup nangisnya hari ini. Kau dan aku butuh tidur. Karena masih ada hari esok yang harus kita hadapi dengan senyuman. Apapun itu, asalkan kita saling menggengam, aku rasa kita akan bisa melaluinya.”

“Karena Lee Sungmin ada untuk Jung Haneul dan Jung Haneul ada untuk Lee Sungmin,” kata-kata itu terucap secara bersamaan dari bibir Sungmin dan Haneul sebelum mereka berdua memejamkan mata.

Dari kedalaman hati, sebuah panggilan sayang Haneul tujukan untuk seseorang yang spesial untuknya, “Eun Hee Eonnie, bogoshipoyo.”

 ==================================================

-Hanya sebuah ungkapan hati from Yeodongsaeng to her Eonnie –

19 responses

  1. Aduh… Jadi inget diriku yang juga sudah melepas Teuki dan keluar dari keluarga besar SuJu… *(╥﹏╥)

    March 9, 2012 at 7:46 PM

    • Aku juga kangen Minhwa Eonnie.. T.T maminya para istri oppadeul… kangen MinTeuk story😦

      March 9, 2012 at 9:40 PM

      • Mami? Hahahahaha Papinya itu Teuki yah?

        Ehm… should I back to him?

        March 10, 2012 at 6:57 AM

      • iyap, Papinya Teukie Oppa😉
        ayo Eon, kembalilah dengan Park Jungsoo, kasian Hacheon ;;____;;

        March 10, 2012 at 9:25 AM

      • Haneul : Ada yang bisa bikin gimana aku baikan ma Bee?? *damn I still call him with ‘Bee’*

        March 10, 2012 at 9:39 AM

      • Tuh khan masih manggil Bee, hihi..😉
        Gimana kalo Teukie Oppanya sakit? Atau ada bala bantuan dari ade-adenya Eonnie di SJ Family?

        March 10, 2012 at 9:50 AM

  2. mybabyLiOnew

    “Ada kalanya, sesuatu yang kau
    genggam dengan erat, suatu ketika
    harus kau lepaskan juga,” — eksis ya kalimat ini.. kkkkkk

    ad mineulicius lagi… kkkk

    March 9, 2012 at 9:43 PM

    • hahahaha.. kayanya bakal jadi kalimat favoritku…
      terimakasih sudah baca, Mi la-ya🙂

      March 9, 2012 at 9:53 PM

  3. eum~ suka sama kalimatnya.. kalo punya sesuatu, ada saatnya kita harus melepasnya..

    ah~ aku jg bisa ngerasain bunda.. aku sama kayak bunda, mau banget punya kakak. makanya kalo kenal sama orang dn aku panggil kakak, aku seneng, merasa punya kakak🙂

    March 9, 2012 at 10:18 PM

    • Kita sama2 anak pertama yaaa sayaaang, tapi kamu jadi punya banyak kaka khan.. kita keluarga besar Mineulicius bukan?😉 *huuuuuggggs*
      Terimakasih sudah baca ^-^

      March 9, 2012 at 10:31 PM

      • iya, kita sama-sama anak pertama bunda
        dan iya, aku seneng banget bisa punya kakak. makanya wkt jarang berkomunikasi, kayak ada yg kurang..

        yepp~ kita keluarga besar mineulicius🙂
        sama-sama bunda *hug*

        March 9, 2012 at 11:08 PM

      • Hu um, kebiasaan ngerumpi ditwitter bareng ocii, dita sama anis… kkkk Bunda juga gitu, kalo udh lama ga nyapa kalian, berasa kangeeeeen… sekaliiii…

        March 10, 2012 at 9:23 AM

  4. i’m back eyaaaaaaaaaaaahhhhhh *cling banyak asap* haha…
    kyaaaaaaaaaa mineulicius story hadir kembali. apa emang aku yang telat jd banyak yg udah terlewati. huaaaa…
    Ada kalanya, sesuatu yang kau genggam dengan erat, suatu ketika harus kau lepaskan juga <<< paling favorit nih…
    huaaaa. boleh dpt drmana nih? hhe :p
    semua hanya titipan. ga ada yg kekal di dunia ini. jadi kita hanya bs menjaga apa yang telah dititipkan oleh yang Kuasa. *tsaaaaaaaah oci begaya* hihi

    March 10, 2012 at 8:59 PM

    • Batuuuk… Batuuuuk… ngebul… banyak asep…
      enggak koq, bunda emang baru nulis Mineulicius lagi nih…

      Dapet nemu itu kata-katanya, entah dimana, bunda juga lupa, huehehe.. antara dibuku sama drama.

      Kata-katanya Ocii juga manteeeep,, kkkk xD

      Terimakasih sudah baca sayaaangkuuu… ^-^

      March 12, 2012 at 8:01 PM

  5. Nisa

    die…
    stlh stngh jam nangis krn bca ini, n 1 hri mmbwt prtimbangan… alhamdulillah eon bs mnemukan jwbn yg mngkin trbaik bwt kt smua…

    eon akui, slm 2 mggu eon hiatus dr dunia maya, slm itlh eon brd dlm kterpurukan… eon stress brt, pokokx… it mnjd periode terburuk yg prnh eon alami slm hdp eon…
    alasanx sprti yg prnh eon blg d twit trakhir… ttg sebuah prinsip.
    dr awal eon msk k dunia kpop, satu2x BB (dan akan selamanya hanya 1) yg eon knal n eon cintai hanyalah SJ shg eon mmtuskn jd seorg elf until the end. TAPI smua it akan berakhir jika ad bukti2/fakta2 yg bertentangan dgn prinsip eon, dan eon mnemukn bukti2 itu bkn dr seorang antis melainkan elf sendiri…😦

    slm masa suram it, pikiran eon kacau balau… smpe akhirnya eon mmutuskn utk mngakhirinya… smpat muncul niat utk menghilang utk slamax… tp menghindar bknlh sbuah pnyelesaian mslh… msh ad tnggungjwb eon sbg elf dslh stu blog n eon blm bs mninggalkn bgtu saja org2 yg bnr2 eon syg… terutama dika dan die…😥 smpai akhirx eon bca tulisan die ini… dan eon sadar akan satu hal… eon bs melepas SJ dr hdp eon, tp eon gak bs lepas dr kalian brdua, my precious dongsaengs… tp bgmnpun jg kptsn utk mninggalkn dunia maya (krn g ad alasan lg bwt eon utk ttp brthn dsini) sdh bulat.

    perpisahan bukanlah suatu akhir… tapi sebuah awal yang baru… dan bagi eon, awal yg baru itu akan dimulai tanpa ada kehadiran mrk… it’s so hard, but it’s a must…

    jika die brtnya soal penyebab (prinsip n bukti2) kputusan yg eon ambil ini, dgn brt hati, eon ttp g bs blg k die… alasanx cm satu, krn menyangkut org2 yg sgt kt cintai… eon g mw mrusak cinta n mimpi2 die thdp mrk… n eon g sanggup utk mngungkapknx… utk saat ni biarlah cinta n mimpi eon yg rusak, nnti jg akn smbuh dgn brjalanx wktu… fakta/kebenaran pun lambat laun akan terungkap… semuanya hanya mslh wktu… hanya saja fakta2 itu dtg lebih cpt kpd eon…

    mungkin eon berlebihan menanggapi hal ini, krn mngkin bg sbagian org, ini mrpkn hal ‘biasa’ dan ‘wajar’ di zaman skrg… tp eon adlh org yg mmgang prinsip, n jk eon tdk melakukan tndakan ini… mk eon yg akn smkin dlm trjrmus dlm kterpurukan eon…

    jeongmal mianhae die… eon bnr2 syg die… :’)

    March 16, 2012 at 10:32 PM

  6. Carol

    Aduh kok sedih ya rasanya. Ga tau ada masalah apa yang penting semoga semua cepat selesai dan baik-baik saja

    March 21, 2012 at 8:45 PM

  7. simple song

    aku juga gak tau bisa jadi elf sampai akhir atau tidak !
    Tapi…. untuk sekarang ini, aku akan terus mendukung oppadeul!

    * Eonnie masih ingat kah padaku??? sepertinya saya sudah sangat lama tidak membuka blog ini! ke~ke~ke~

    June 1, 2012 at 2:37 PM

    • yuph, fightiiiing!😀 hehe, tentu saja masih inget sayangku.. apa khabar? *ini bkn basa basi tp asli pengen tau kabarnya* kekeke, long time no see, kemana sajakah?😉

      June 25, 2012 at 2:59 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s