MinNeul's Home

Jung Family Gathering (Part 2)


FF yang dibuat Marathon oleh @ittibanwife & @SeiraAiren, part 1nya diriku yang nulis, part 2nya Seira yang nulis, dan seterusnya.. Happy Reading ^-^

Postingan diblognya Seira klik disini

Title: Jung Family Gathering [Part 2]

Author: SeiraAiren

Cast:

  • Jung Yunho [DBSK]
  • Jung Il’woo [Actor]
  • Jung So Min [Actress]
  • Jung Yonghwa [CN Blue]
  • Jung Haneul [OC]
  • Jung Seo Al [OC]
  • Jung Jinyoung [B1A4]

Other Cast:

  • Kim Hyun Joong [SS501]
  • Lee Sungmin [Super Junior]
  • Lee Joon [MBLAQ]
  • Seo Johyun [SNSD]
  • Go Ahra [Actress]
  • Park Sandara [2NE1]

Genre: PG-13

Length: Chaptered

Rating: All Fandom (?)

Disclaimer: All the cast is Bellong to the God, and Him/She. Jung Seo Al is mine, Jung Haneul is belong to @ittibanwife  And the Story Line is Mine! Say No To Plagiarsm, and Allowed Re-Share ^^ **just write Full credits** [saya bukan orang pelit kog, heheh^^]

 

At Haneul Park

 

“Yunho Oppa, Il woo Oppa, So Min Eonnie,”Haneul menghampiri ketiga kakak sepupunya itu. Di belakangnya, Jinyoung masih terengah-engah, karena kelelahan mengejar Haneul.

“Haneulie, Jinyoungie, kalian sudah datang,”So Min memeluk Haneul sementara Jinyoung dipeluk oleh kedua Hyung-nya.

Aigooo, Jinyoung-ah, kau kurus sekali. Apa begitu lelahnya menjadi leader boyband yang kini banyak disukai oleh para remaja, eo?”

“Aaaaa, Il woo Hyung, bagaimana caranya aku bisa sepertimu, membentuk otot-otot yang begitu mengagumkan ini,”ujar Jinyoung seraya menepuk-nepuk lengan Il woo.

 

“Hahahaha, tidak mudah memang,”ujar Il woo. “Atau kita bisa nge-gym bareng, bersama dengan Yunho Hyung juga.”

Eo!”jawab Yunho. “Kau punya Hyungdeul yang begitu keren seperti kami ini. “Haneul-ah, Sungmin tidak ikut ?”

“Sungmin Oppa nanti menyusul,”jawab Haneul.

Oppa, kau datang,”So Min menyambut Hyun Joong yang kini sudah berada diantara mereka.

Annyeong Haseyo,”sapa Hyun Joong.

 

Kedatangan Hyun Joong disambut dengan hangat oleh keluarga Jung, tak berselang lama Sungmin pun datang dengan membawa banyak makanan.

Omo, Oppa,”Haneul terkejut kemudian membantu Sungmin meraih bungkusan makanan itu.

“Istriku ini baik-baik saja khan,”tanya Sungmin seraya menatap Haneul.

Eo, seperti yang kau lihat,”jawab Haneul.

“Drama percintaan antara seorang pemuda bernama Lee Sungmin dengan seorang gadis bernama Jung Haneul, akan segera dimulai, yeorobeun~ selamat menyaksikan,”ucap Jinyoung yang membuat berpasang-pasang mata menoleh pada Sungmin dan Haneul.

“Jinyoungie!!!”geram Haneul. Sungmin pun terkekeh, “Adik ipar, apa kabarmu?”

“Aku baik, bagaimana denganmu kakak ipar?”

“Aku juga baik, itu semua berkat Eonnie-mu juga.”

Ne, ne, ne, araso.”

Aigooo, uri Jinyoungie semakin hari semakin tampan saja,”Sungmin mengacak lembut rambut Jinyoung. “Bagaimana kabar Be the One All For One?”

“Aaaaaa, Hyung, sebentar lagi kami comeback. Hyung harus membeli album kami yaa, Hyungdeul dan Eonniedeul yang lain juga,”pinta Jinyoung dengan menunjukan eyes smiling-nya.

 

Keurae, tapi kau juga harus menonton drama terbaruku, Jinyoung-ah,”ucap Ilwoo.

“Aku selalu menonton drama-dramamu, Oppa,”ungkap Haneul.

Ne? woah, gomawoyo Haneulie.”

“Jja~ ada yang puny ide, apa yang akan kita lakukan sekarang?” Yunho yang merupakan Kakak tertua di Jung Family bertanya pada adik-adiknya.

“Sebaiknya kita menunggu sampai Yong Oppa dan Seonniy datang, setelah itu kita putuskan bersama, bagaimana?” So min memberikan usul.

“Bagaimana dengan yang lain?”Yunho kembali bertanya.

“Aku setuju!”ujar Haneul, diikuti dengan anggukan yang lainnya.

“Ok, kita tunggu kedatangan mereka sambil memikirkan aktivtas apa yang bisa kita lakukan bersama,”jelas Yunho.

 

***

Setelah beberapa saat mereka berbincang-bincang akhirnya yang ditunggu pun datang.

Annyeonghaseyo, ” Sapa Yonghwa, kemudian dilanjutkan kebelakang Lee Joon, Seohyun, dan Seonniy,

“Aaaaaaa… Il woo Oppa, Yunho Oppa,” Seonniy berlari menuju kedua Oppanya. “Oppa-ahh jeongmal bogoshiposoyo~” Seoniy dengan manja mengaitkan lengan kepada kedua Oppa nya.

“Aish, Seoniy-ya kau tidak merindukanku?” So Min menyindirnya.

 

“Kyaaaa~ Eonnie kita sudah dua hari tidak bertemu ya~ hahaha sangat lama” Seo menjawabnya dengan nada mengejek.

“Ya, uri magnae-ah”

“Kyaa~ So Min Noona? Siapa yang magnae disini??” Jinyoung menyela karena merasa diabaikan.

“Mwo? Uri Jinyoungie, bagaimana kabar B1A4? Long time no see~” Seo mengacak rambut Jinyoung.

 

“Ehem, ” Suara deheman berasal dari Yonghwa yang sedari tadi merasa diabaikan karena ulah adiknya.

“Ye~” Jawab Haneul bersamaan dengan Sungmin.

“Oh, Anni.. Aku Cuma mau memperkenalkan yeojachingu ku kepada kalian semua”

Ne, naneun Seo,”belum sampai Seohyun selesai berbicara Haneul sudah menyela.

Ne, ne, kami sudah tau tanpa kau perkenalkan. Sungmin Oppa sudah memberitahuku tentang itu” Haneul tersenyum sambil memeluk tangan Sungmin.

Mwo?” Yonghwa terkejut mendengar itu,

Jinja?” Yunho dan Il woo yang tidak tau apa-apa terkejut. Karena bagi Yunho yang satu agensi dengan Sungmin dan Seohyun saja tidak tahu, tapi Haneul yang orang biasa malah tahu.

 

Ye, aku juga terkejut tadi ketika Oppa menjemput Hyunnie, aku kira dia mau menjemput Eonnie” Seoniy melanjutkan kata-kata Haneul.

“Ya~ Yonghwa-ya sejak kapan kau bermain api di antara Jung-Namja” mendengar kata-kata Il woo yang abstrak itu semua orang yang ada di sana tertawa dan memandang Il woo aneh.

“Yaa~ apa salahku! Kenapa kalian menertertawaiku?” Tanya Il woo penasaran.

“Il woo-ah sadarkah kau, kalau kau mengatakan kata-kata yang aneh? Kebiasaan mu memang tidak bisa berubah ckckck” Yunho berbicara pada Il woo berlagak menggurui.

 

“Karena semua yang berada disini sudah saling mengenal maka, mari kita pesan makanan.” Ucap Yonghwa.

“Eh, kalau aku tidak salah, apa kita pernah bertemu?” Hyun Joong pun angkat bicara.

Ne, joneun Lee Chang Sun imnida, bangaupsemika” Lee Joon memperkenalkan dirinya secara formal.

“Oh, I see jadi yang dimaksud uri Youngie itu kamu?” Yunho menyela.

“Ah, ne?” Lee Joon tampak tidak mengerti.

 

“Aaa, Oppaah jinja, sudah hentikan. Itu tidak benar!! Aishh” Seoniy pun melipat kedua tangannya di dada dan mengerucutkan mulutnya.

“Haha~ Arrasho. Tapi aku pernah melihatmu sebelum ini, apakah kita pernah bertemu?” Yunho melanjutkan

“Eo, kita pernah bertemu Hyung, waktu kami masih mempromosikan Monalija, dan saat ini kami sedang mempromosikan RUN! Untuk comeback kami bulan ini”

“Oh, apakah kamu dari MBLAQ?” Sungmin menambahkan.

Ne,” Lee Joon mengangguk secara pasti. Sementara itu grup pembicaraan tanpa terasa sudah terbagi secara alami. Dimana para yeoja berkumpul dalam satu deret kursi dan para namja sedang asyik berbicara tentang dunia showbiz, ya bia dimaklumi karena mereka semua merupakan para aktor dan penyanyi papan atas di korea.

 

***

 

Eonnie, Apakah aku boleh bertanya?”

“Eo?” Ucap Haneul singkat.

“Dari kalian ber-tiga mengapa hanya So Min Eonnie yang masuk kedalam dunia Showbiz? Bukankah kalau kalian sekeluarga masuk di dunia hiburan pasti akan sangat menyenangkan??” Seohyun bertanya dengan semua rasa ingin tahunya. Dan semua gadis itu tertawa mendengar pertanyaan Seohyun. “Kenapa? Apakah pertanyaanku salah?” Seohyun nampaknya khawatir dengan ucapannya barusan.

Anni anni, Just. Hmm, Seohyunie kamu tahu, kamu bukan satu-satunya orang yang bertanya kenapa kami berdua memilih tidak masuk dunia showbiz. U know, jawabanya tetap sama. Kami berdua berfikir kalo kami lebih bebas menjalani hidup kami sebagai orang normal.” Haneul menjelaskannya secara bijaksana, just like Haneul.

Nado, I think it’s to tirring when I see Yoong Oppa pulang dari tempat latihan. Dan aku tidak suka menghapalkan skript waluapun aku pernah membintangi beberapa iklan CF. Wae?” Seonniy pun ikut menjelaskan.

Emm, it’s so

Wae? Appakah Yonggie sudah melamarmu?” So Min bertanya pada Seohyun

“Aaaaaa, anniyoo~” muka Seohyun berubah menjadi merah, “Oh iya satu lagi, dari dulu pertanyaan ini yang selalu berputar di fikiranku, bagaimana bisa wanita-wanita seperti kalian bisa hidup normal. Sedangkan di sekeliling Eonnie ini adalah para namja keren di korea?” Seohyun memberikan tatapan mata courius-nya lagi. Seperti biasa pertanyaan Seohyun selalu berbobot untuk dijawab.

Nugu?” Jawab So Min spontan?

Ne? ” Ucap Seohyun kurang mengerti.

Nuguya? Yang kamu maksud namja keren?” So Min melanjutkan menjelaskan.

 

“Em? Yunho Oppa, Il woo Oppa, serta Jinyoung-Saeng?” Seohyun mendeskripsikan mereka.

“Tanpa Yong Oppa?” Haneul tersenyum menggoda Seohyun, sedangkan Seohyun sendiri terlihat malu dan mukanya sudah hampir mirip tomat rebus.

“Hyun-ah, kau kira mereka keren? Dari mana? Asal kau tahu ya, sedikit bocoran buatmu”

Ye,ye” Seohyun terlihat sangat serius mendengarkan kata-kata So Min.

 

“Kau pasti tidak tahu kan kalo Yunho Oppa itu selalu kalah, jika kau mengajaknya bermain suit? Dia selalu mengeluarkan batu!”

“Ah! Eo? Itu mirip seperti aku!” Seohyun tiba-tiba sangat excited mendengar itu.

“Kedua, Kau pasti juga tidak tahu kan kalo Il woo Oppa itu pecinta Noona?”

Eonnie? Benarkah itu?” Seohyun penasaran.

“Percayalah, Ketiga Aishh kau mungkin sudah tahu..” So Min tidak mau melanjutkan lagi,

 

“Eh? Wae? Ketiga apa? Eonnie, jangan membuatku penasaran!” Seohyun bertanya pada Haneul

“Kekekek~ Nan Molla~” Haneul menjawab rengekan Seohyun dengan sedikit bercanda.

“Aaaaaaaa~ Eonnie

“Dia sangat, amat mencintaimu Seohyun-ah” Seonniy pun menjawabnya. Dan mendengar jawaban itu muka Seohyun menjadi memerah kembali. Dan mereka bertiga tertawa karena berhasil mengerjai Seohyun.

 

***

 

“Ok, ladyies. Sekarang kita mau apa?” Setelah meja dibersihkan Yunho pun mencoba bertanya pada segerombolan gadis-gadis **eh ada satu yang bukan gadis dink** itu. (nunjuk Haneul Eonnie)

“Emm, Oppa bagaimana kalo kita bermain truth or dare?” Seonniy mencoba memberikan ide-nya

Again?” Il woo merasa tidak nyaman dengan permainan itu, karena dia pasti kalah dan dapet tantangan yang aneh-aneh dari para saudaranya itu.

 

Ye, aku setuju!” Jawab Haneul semangat!

“Onye-ah? Apa kau tidak malu kalo kita mendapatkan tantangan yang aneh-aneh?” Sungmin bertanya pada Haneul.

“Neh?”

“Nanti kalo kamu kena terus mereka ngasi dare, trus kita disuruh ciuman di muka umum gimana?” Sungmin menggoda Haneul yang sekarang sedang mencak-mencak malu.

“Aishh, Jinja Oppa-ah” haneul pun memukul Sungmin karena bercandanya keterlaluan, dan muka Haneul-pun terlihat memerah karena malu.

 

“Ok, apakah semua setuju? Yang setuju angkat kaki coba?” Yunho berusaha bercanda

Oppaaaaa, err~” para gadis pun berteriak karena candaan Yunho yang garing.

 

“Ok, mian~ silahkan angkat tangan yang setuju. Dan kita tentukan rule’s nya” Yunho menambahkan, namun sekarang dengan muka serius. Semua mengangkat tangan kecuali Il’woo tentu saja.

“Ok sudah diputuskan, kita bermain truth or dare lagi! Ok ada yang mau menyumbangkan Rule??”

Oppa, kita Upgrade saja permainan ini, jadi tidak hanya satu orang yang bertanya tapi boleh semua bertanya atau memberikan tantangan OK?”

“Seoniy-ah! Kau ingin mati hah? Shirroo!” Il Woo memincingkan mata, tanda tidak sependapat.

 

“Aku Setuju kog,” Sahut So Min.

“Aku Juga” Yonghwa menimpali.

“Aissssssssshh,” Il Woo semakin tersudut.

“Sudah diputuskan, atas permintaan bersama kalo aturannya kita semua boleh bertanya! Bukankah tiada rahasia di Jung Familly?” Yunho pun bersiap memulai permainan, dan Il woo yang “terpaksa-harus-ikut-bermain” pun tetap memasang wajah masam. Permainan dimulai, botol telah diputar searah jarum jam. Semakin lambat putaran botol tersebut, semakin mendebarkan. Dan botolpun berhenti berputar. DING!!

 

“Kyaaaaaa!!” Seoniy berteriak karena melihat botol itu mengarah ke Yunho yang berada di sebelahnya.

“Aish, akhirnya aku juga yang kena. Baiklah aku terima Truth dari kalian!!” Yunho nampak lemas.

“Yee, Oppa mengapa hanya Truth?? Andwae! ” So Min protes.

“Hey, tadi kan kalian gak nyebutin kalo kalian boleh milih. Jadi karena permainan ini di upgrade aku juga mau nambahin rule baru dong!” Yunho-pun mengelak.

“Eisssssssshh,, Jeongmal.. Kekanakan sekali Oppa ini!”

 

Yunho-ya, Apa yang kau lakukan kemarin malam di tempat latihan? Kenapa berantakan sekali, aku butuh waktu satu jam untuk membereskannya, kau tau?” Sungmin memulai pertanyaannya.

“Wae? Kenapa kau yang membersihkan? Kenapa bukan Changmin? Ku kira dia yang membersihkan.” Jawabnya

“Tentu saja, aku piket kemarin.”

Arrasho Mianhae~”

 

Oppa, Apa hubunganmu dengan Go Ahra??” Seonniy menatap Yunho menyelidik.

“Bruupppsshh, Uhuk-uhuk! Yaaaaaa~ kau membuatku tersedak! Kami tidak ada apa-apa kau tahu. Dia hanya yeodongsaeng-ku di SM. Mengapa kau bawa cerita ini kembali”

Gotjimal, Oppa aku tahu semua tentangmu! Kau yang tidak bisa berbohong, kau tidak pandai menyembunyikan sesuatu Oppa!” Haneul pun menyerangnya.

“Kau?”

Oppa, Kau tau kan Ahra dan aku pergi ke universitas yang sama, dan dia baik sekali kepadaku. Padahal aku tidak begitu mengenalnya. Pasti ada sesuatu diantara kalian??” Seoniy semakin memanas-manasi,

Jinja?? Aku tidak tahu kalo Go Ahra-Eonnie terlibat rumor dengan Yunho Oppa” Seohyun pun ikut menambahkan.

“Yaa, yaaaaaa, Seohyun-ah. Kau jangan percaya pada mereka! Aisssshh. Berapa kali ku jelaskan, aku tidak pernah mempunyai hubungan khusus dengannya. Aku hanya sekali dan dua kali berkencan dengannya. Dan kami hanya makan, tidak lebih!” Yunho yang memang tidak terbiasa berbohong pun akhirnya keceplosan.

“Aissssssssssshh,” Jawab mereka bertiga. “Sudah kuduga” So Min Berbisik pada kedua dongsaeng-nya.

 

Wae? Wae? Apa salahku?” Yunho yang tidak sadar akan kata-katanya bertanya karena penasaran.

“Hyung~ kau membocorkan rahasiamu sendiri! ckckkck” Il Woo melihat Yunho dengan tatapan “Cih~nya”

“Ya~ kau ikut-ikutan juga? Bagaimana kau dengan Sandara-Ssi Hah?”

Wae, wae, wae? Aku hanya pernah berciuman dengannya dan itu tidak masalah. Media saja yang membesarkannya!” tegasnya

 

“Ah sudahlah ayo kita putar lagi, Yaaaaa” So Min pun memutar botol dan akhirnya botol itu berhenti di depan Sungmin.

 

“Sungmin Oppa kau memilih dare atau truth?” Sungmin pun menatap Haneul, namun Haneul memalingkan mukanya karena malu.

Truth” Jawabnya singkat.

“Emmm, Ok Apakah kau mencintai Haneul Eonnie~” Tanya Seonniy singkat.

“Ne~ Seluruh hidupku, dan darah yang mengalir di badanku milik Onye semata” Jawabnya malu-malu

“Kyaaaaaa, ” Semua gadis berteriak, excpt Haneul tentunya yang masih menyembunyikan mukanya karena malu.

 

Oppa kapan kau mengenal Haneul Eonnie?” Seohyun pun ikut bertanya.

“Tanyakan saja pada Haneul, aku malu untuk menceritakannya”

Oppa, aku dengar kau melamar Haneul disini?” So Min pun ikut bertanya

“Tentu saja, mana mungkin aku bisa melupakannya. Disini adalah tempat favorit Haneul.”

 

Hyung, apakah kau jatuh cinta pada pandangan pertama?” Joonie pun ikut nimbrung

Ne

“Aissssshh, ini menjadi tidak asyik karena tidak ada tantangan. Ayo ganti-ganti”

 

***

Setelah beberapa jam bermain kesana, kemari, berbincang dan makan-makan. Akhirnya sore pun tiba di Haneul park. Mereka memutuskan untuk mengakhiri pertemuan dan pulang.

 

Eonnie, Take care yaa..”

“Nee, Annyeong Seonniy, Haneul, Seohyun Jaljalyo~”

Eonnie pulang dengan siapa?” Seoniy bertanya pada So Min.

“Tentu saja, aku bersama Hyun Joong Oppa, dia tadi kemari diantar manager-nya.”

“Yaaahh, Aku dengan siapa?”

 

“Seonniy-ah kau pulang dengan Changsun, naik mobilku” Yonghwa melempar kuncinya mobilnya kearah Changsun. “Wae, wae?? Aku??” Joonie berusaha menolak

Annyeong, aku akan mengantarkan Hyun dengan mobil Yunho Hyung, agar para wartawan tidak mengenaliku. Ne? Arrasho.”

Oppaaaaaaa~” Seoniy masuk ke mobil dengan Changsun. Sedangkan di tempat lain Haneul sedang berada berdua dengan Sungmin, mereka akan pergi ke sebuah tempat yang indah. Tempat dimana hadiah ke dua berada.

 

***

 

Oppa, akan kemana kita??” Haneul penasaran

“Apa kau tidak merasakan bau ini?” Sungmin memperagakan bahwa dia mencium sesuatu, dan Haneul menajamkan indera penciumannya.

“Ini, Ini Bau pantai Oppa! Kyaaaaaaaaa~” Haneul sangat senang sehingga tanpa sadar dia berteriak.

 

“Nahh, sudah sampai. Ayo turun. Kajja!”

“Woaaaa indah sekali pandaaa. Aku ingin melepas sepatu ku dulu.”

“Onye-ah Ppali”

“Ye..ye..”

 

“Kau lihat? Yang disana?”

“Wae? Apa Oppa?”

“Pulau di tengah itu yang terdapat mercusuar berkerlap-kerlip itu.”

“Ye, Aku melihatnya.”

“Itu hadiah kedua untukmu, Pulau itu sekarang bernama Haneul, ya seperti kelihatannya. Pulau itu jauh dan berada di batas pantai kalau kita lihat, apa lagi di sore hari seperti ini. Pulau itu kelihatan seperti melayang di langit! Just Like Haneul.”

Oppa, jeongmal gomawoyo” tanpa terasa Haneul pun meteskan air mata di pelukan Sungmin.

 

 =========================

5 responses

  1. Hua….
    Keren. Keren….
    Mwo??
    Pulau Haneul??
    Jangan bilang nantinya Ming Oppa bakalan ngadiahin ntu pulau untuk Haneul..

    March 31, 2012 at 12:14 PM

    • member terkaya nomer dua di SJ, sekali ngasih hadiah… langsung dikasih PULAU, hwhwhwhwhw xDD
      Terimakasih sudah baca ^-^

      March 31, 2012 at 12:27 PM

      • Bener gak eonn tebakan Una??

        Ne. Cheonmanneyo eonni.. ^^

        March 31, 2012 at 12:35 PM

  2. Carol

    Iri boleh ga? Aaaa aku mau deh punya sodara kayak mereka. Keren deh

    March 31, 2012 at 4:22 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s