MinNeul's Home

Home


Home

#30HariLagukuBercerita

Song 3

Title : Home

Length : 702 Words

Inspired by : Home-Westlife

Rumah, tempat berbagi cerita tentang hati.

Rumah juga tak pernah gagal memberikan kenyamanan, disanalah tinggal orang-orang yang selalu ada dihati.

Aku berjalan menyusuri Oxford Street, yang merupakan jalan utama di kota London, Inggris. Dengan lebih dari tiga ratus toko, jalan ini menjadi tempat belanja tersibuk dan terpadat di Eropa. Oxford Street merupakan jalan yang menjadi terminal bagi pusat-pusat perbelanjaan dan berbagai toko dengan merk terkenal, serta ratusan toko-toko yang lebih kecil. Ini adalah jalan perbelanjaan utama di pusat kota London, meskipun bukan yang paling mahal atau modis, dan jalan ini juga menjadi bagian dari daerah pusat perbelanjaan yang lebih besar seperti Regent Street, Bond Street dan jalan-jalan di sekitarnya.

Kulihat arloji yang melingkar dipergelangan tangan, “Sudah hampir pagi,” gumamku seraya mempercepat langkah menuju apartemen yang menjadi tempat tinggalku setahun ini. London adalah rumah kedua bagiku. Keberadaanku di negara Ratu Elizabeth ini untuk menyelesaikan kuliah pascasarjana di Universitas Oxford yang baru saja kutempuh selama dua semester, masih ada dua semester lagi yang harus kuselesaikan. London yang awalnya terasa asing bagiku, karena aku tak punya teman, kenalan ataupun keluarga disini. Namun sekarang, aku mulai terbiasa dengan kota ini, dengan suasana dan juga masyarakatnya.

Bahkan sekarang, aku punya nama Inggris yang diberikan oleh teman-teman kuliah. Mungkin karena mereka  agak kesulitan memanggil nama koreaku, maka dari itu mereka memanggilku Vincent. Akupun tak menolaknya, aku pikir nama itu cukup bagus, Vincent Lee.

Tetapi, semenarik, semegah atau seindah apapun London, tanah kelahiran tetaplah menjadi yang terbaik. Korea Selatan, betapa rindunya aku dengan negeri ginseng itu. Sekarang seharusnya sudah memasuki Ga Eul (musim gugur). Biasanya kami sekeluarga akan pergi pikinik ke Gunung, melihat berbagai pohon dengan daunnya yang berwarna-warni indah. Menikmati makanan dengan duduk bersama dibawah pepohonan itu. Udara yang sejuk, angin semilir, aku merindukan itu semua.

I want to go home,” lirihku sesampainya di apartemen. Seluruh tubuhku terasa pegal, sepertinya aku memang lelah dengan aktifitas yang kulakukan hari ini. Kuliah di pagi dan siang  hari lalu dilanjut dengan bekerja di sore dan malam harinya. Keduanya dijalani secara bersamaan. Disaat-saat seperti ini, aku selalu membayangkan betapa nyamannya jika aku ada di rumah. Ada orang yang dengan sabar merawatku ketika aku sakit, ada yang memasak makanan untukku jika aku lapar. Ada dia, perempuan bertubuh mungil yang selalu menyambutku dengan senyumannya, lalu memijat lembut pundakku, menyiapkan air hangat untukku dan tak pernah bosan mendengar ceritaku tentang aktifitas yang kujalani hari itu. Dia, perempuan itu yang membuatku semakin rindu Korea Selatan, rindu rumah, rindu dirinya.

Aku beranjak menuju kamar mandi, membersihkan diri setelah itu tumbang di atas kasur yang sekan-akan sudah memanggilku. Rasanya, beban di pundakku sedikit berkurang setelah menyentuh kasur empuk ini. Perlahan aku tertidur.

“Panda,” sebuah suara mengusik tidurku.

“Panda,” suara itu terdengar lagi. Aku membuka mata, mengamati sekeliling, tidak kudapati seorang pun di dalam ruangan ini.

“Lalu, suara siapa itu?” Tiba-tiba aku merinding. Mungkin karena terlalu lelah hingga aku berhalusinasi mendengar suaranya. Tidak ada yang memanggilku dengan nama Panda selain ia, selain perempuan kesayanganku itu.

Aku menutup mata lagi, mencoba untuk tidur kembali. Berharap bisa bertemu dengannya dalam mimpi.  “Bunda, Panda kangen Bunda,” bisikku dalam hati.

Dan benar ia datang dalam mimpi. Perempuan yang selalu bisa menjadi energi penyemangat bagiku. Perempuan yang senyumnya bisa membuatku tersenyum, yang tawanya bisa membuatku tertawa.

“Bunda juga kangen Panda. Tetap bertahan ya disana. Tidak akan lama lagi. Satu tahun ini Panda baik-baik aja bukan? Bunda yakin Panda bisa melewati satu tahun selanjutnya. Peluk cium dari Bunda untuk lelaki kesayanganku, Panda.”  Ia tersenyum, aku memeluknya erat. Aku tahu ini hanya mimpi, tapi aku ingin lebih lama bersama dengannya di mimpi, setidaknya ini bisa sedikit mengobati kerinduanku.

Ia menghilang dari pandangan dan aku pun terbangun. Kuraih bantal jeruk miliknya yang sudah setahun ini menemani tidurku. Bantal jeruk favoritnya, mungkin terlihat kekanak-kanakkan, tapi aku tak ingin kehilangan wangi tubuhnya yang menempel dibantal ini. Setidaknya itu bisa menjadi pengganti sementara selama ia tak ada disampingku. Aku tahu keberadaanku disini bukan tanpa tujuan. Dan inilah konsekuensi yang harus kujalani. Rasa rindu yang membuncah dan terkadang membuat dada ini sesak, keinginan untuk pulang ke tanah kelahiran, berkumpul bersama keluarga. Tapi aku tetap harus bertahan demi kerajaan kecil yang baru saja kami bangun.

Still feel all alone
I just want to go home
Oh I miss you, You know

 ========================

Home

 Another summer day,
Has come and gone away,
In Paris and Rome,
I want to go home,
Mmmmmm
Maybe surrounded by,
A million people I,
Still feel all alone,
I just want to go home,
Oh I miss you, You know,
And I’ve been keeping all the letters,
That I wrote to you,
Each one a line or two,
I’m fine baby how are you,
Well I would send them but,
I know it’s that it’s just not enough,
The words were cold and flat,
And you deserve more, Than that,

Another aeroplane,
Another sunny place,
I’m lucky, I know,
But I want to go home,
I’ve got to go home,
Let me go home
I’m just to far,
From where you are,
I’ve got to come home,
Let me come home,
I’ve had my run,
Baby I’m done,
I want to come home,

And I feel just like,
I’m living,
Someone else’s life,
It’s like i just stepped outside,
When everything was going right,
And I no just why you could not come along with me,
’Cause this was not your dream,
But you always believed in me,

another winter day,
Has come and gone away,
In either Paris and Rome,
And I Want To Go Home,
I miss you, You know,
Let me go home,
I’ve had my run,
Baby I’m done,
I want to go home,
Let me go home,
It’ll all be alright,
I’ll be home tonight,
I’m coming back home

5 responses

  1. Kyyyaa … Vincent Lee … Panda & Bunda .. Bantal Jeruk .. Ituuu udh MinNeul bgt eoo…
    Home sweet home yg dtg melanda …
    Jdi kangen bgt sm rumah …😀 keren ….

    September 7, 2012 at 11:38 AM

    • hihi.. cluenya jelas banget yaa xD
      eh? kamu jauh dari rumah? ngekoskah?
      terima kasih sudah baca ^-^

      September 13, 2012 at 7:29 AM

  2. blackthrone

    kakak ~
    kan, jadi keinget pas ospek kemarin “home sweet home”, itu nama acara terakhir pas penutupan #hush hush
    temen2ku yg dari luar jogja juga lagi banyak yg kangen sama keluarganya, pasti pada cerita ttg itu, kalo aku enggak, aku mah asli jogja, hahahaha….
    jeritan hati terdalam seorang perantau
    kekekeke, panda lucu *lho?
    tenang, udah ada yg nunggu di kampung halaman, jangan selingkuh, eo (?)
    kenapa cerita kakak skrg pasti ada scene di mimpi? pasti kakak hobinya tidur, ya?
    wkwkwkwk
    yah, betul kan, aku ga bisa ngritik, jadinya semua tulisanku isinya ga jelas, tapi biarlah, hahaha bangga (?)
    sampai jumpa lagi kakak~
    jaa~

    September 7, 2012 at 3:11 PM

  3. gallagher girl

    KAK DINA~ ketemu lagi dan lagi ma saya^^
    Smoga kak dina kagak bosan sama saya, kan saya reader labil bin gajebo
    “Terlalu sempurna untuk diriku yang tak sempurna” –> syuka-syuka…. Tapi rasa-rasanya kok terlalu menyempurnakan sesorang dan terlalu menjelekkan diri sendiri ya #abaikan#
    Home Sweet Home
    hayoo~ siapa yang kangen rumah? (dan hampir semua teman baru di kampus pada ngangkat tangan)
    untung saya tidak harus keluar rumah
    #abaikan lagi kalimat diatas#
    Sungmin oppa kangen ya ma kakak?
    cieeee~
    makanya, oppa cepet-an dah nyelesein urusan terus pulang ke “rumah”
    cieeee~~
    suit~suit~preet
    panggilan itu “Panda ma Bunda”
    romantis ala orang yang bener-bener dah dewasa, bukan panggilan yg bikin geli (?)
    suka ma ceritanya kakak ^^

    sampai jumpa lagi di cerita selanjutnya, ditunggu loh cerita kakak

    September 8, 2012 at 1:18 AM

    • Hallloooooo…
      enggak koq, enggak bosen.. aku khan emang hobinya cuap cuap, jadi seneng kalo blogku rame, bisa ngobrol sama reader adalah kebahagiaan untukku #tsaaah xD
      ahahahaha, iyah.. dia desperate karena umurnya udah ga lama lagi u,u
      waaaa~ enak nih yang jadi anak rumah, tapi ngekos en jauh dari rumah juga ada pengalamannya tersendiri😉
      beneran nih ga bikin geli? xD rencananya kalo aku punya anak nanti pengennya juga manggilnya Panda & Bunda ^^
      okesiap! terima kasih yaa sudah baca❤

      September 13, 2012 at 7:59 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s